sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Musibah kebakaran terjadi di kawasan Cakung Barat, Jakarta Timur, pada Jumat (2/10/2026). Peristiwa tersebut menewaskan seorang balita laki-laki berusia 4 tahun.

Korban merupakan salah satu dari sepasang anak kembar yang berada di dalam rumah ketika kebakaran terjadi.

Saudara kembarnya yang juga berusia 4 tahun berhasil diselamatkan, meski mengalami luka bakar dan harus mendapat perawatan medis.

Kebakaran tersebut terjadi di sebuah rumah di Jalan Tipar Cakung, Gang Pelajar, RT 009/RW 009, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, sekitar pukul 14.00 WIB.

Tiga Anak Berada di Dalam Rumah

Saat kejadian, kedua balita kembar tersebut tengah beristirahat bersama kakaknya yang berusia 12 tahun. Rumah dalam kondisi terkunci dari dalam karena para penghuni sedang beristirahat.

Ketua RT setempat, Marzuki, mengatakan warga pertama kali mengetahui kebakaran setelah mendengar teriakan kakak korban yang meminta pertolongan karena melihat api.

Warga kemudian berupaya membuka paksa pintu rumah dan melakukan pertolongan awal. Kakak kedua balita tersebut berhasil keluar dari rumah.

Namun, dalam situasi panik, warga sempat belum mengetahui bahwa masih ada dua balita di dalam rumah.

Setelah sang kakak memberi tahu bahwa kedua adiknya masih berada di dalam, warga kembali berupaya melakukan penyelamatan.

Api Membesar, Satu Balita Tak Terselamatkan

Kondisi api yang semakin besar membuat proses evakuasi menjadi sulit. Asap tebal dan panas yang tinggi membuat warga maupun petugas tidak dapat langsung menjangkau seluruh bagian rumah.

Saudara kembar korban yang berjenis kelamin perempuan akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun, kembarannya yang berjenis kelamin laki-laki tidak berhasil diselamatkan.

Menurut keterangan Ketua RT, jasad korban baru ditemukan setelah api berhasil dipadamkan. Korban ditemukan di bagian pojok dekat kamar dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Damkar Terima Laporan Pukul 14.01 WIB

Berdasarkan laporan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta yang laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 14.01 WIB.

Petugas kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 14.10 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 14.20 WIB.

Setelah proses pendinginan dan pemeriksaan dilakukan, operasi pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 15.05 WIB.

Dalam penanganan tersebut, petugas disebut berhasil menyelamatkan 15 jiwa dari empat kepala keluarga.

Dugaan Awal Api Berasal dari Stop Kontak Kulkas

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, dugaan awal menyebut api muncul dari bagian stop kontak yang terhubung dengan kulkas.

Ketua RT setempat, Marzuki, mengatakan informasi tersebut diketahui berdasarkan keterangan kakak korban yang berada di dalam rumah ketika kejadian.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan hanya berdasarkan dugaan awal tersebut. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui sumber api secara resmi.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi juga terlihat terpukul setelah proses evakuasi korban selesai.

Kebakaran tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi korsleting maupun gangguan pada peralatan listrik di rumah, terutama di lingkungan permukiman padat.