Penumpang KRL Menumpuk hingga Ada yang Pingsan di Kalibata, 7 Perjalanan Commuter Line Dibatalkan!
HAIJAKARTA.ID- Sejumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line lintas Bogor mengalami kendala perjalanan pada Senin (19/10/2026).
Situasi tersebut menyusul pembatalan tujuh perjalanan kereta yang dilakukan KAI Commuter akibat proses perbaikan dua rangkaian kereta.
Informasi yang beredar di media sosial memperlihatkan penumpukan penumpang di sejumlah stasiun.
Bahkan, dilaporkan terdapat penumpang yang pingsan di Stasiun Kalibata di tengah kondisi perjalanan yang padat.
Pembatalan perjalanan ini menjadi perhatian pengguna, terutama masyarakat yang mengandalkan KRL untuk berangkat bekerja maupun menjalankan aktivitas pada awal pekan.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas perubahan pola operasi dan pembatalan perjalanan tersebut.
Langkah ini dilakukan karena dua rangkaian kereta masih menjalani penanganan teknis oleh tim KAI Commuter bersama PT Industri Kereta Api (INKA).
Perbaikan dilakukan untuk memastikan rangkaian kereta memenuhi standar keselamatan dan keandalan sebelum kembali digunakan untuk melayani penumpang.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa perusahaan berupaya mempercepat proses perbaikan tanpa mengabaikan standar keselamatan operasional.
Ia juga mengakui bahwa penyesuaian perjalanan tersebut berdampak pada kenyamanan pengguna, khususnya penumpang di lintas Bogor.
Pasalnya, mobilitas masyarakat pada Senin cenderung tinggi karena aktivitas perkantoran dan kegiatan lainnya kembali berjalan setelah akhir pekan.
Daftar 7 Perjalanan KRL yang Dibatalkan
Mengacu pada informasi KAI Commuter yang diberitakan sejumlah media, berikut tujuh perjalanan Commuter Line yang dibatalkan pada Senin (19/10/2026):
- KA 1157 rute Bogor–Jakarta Kota, jadwal keberangkatan pukul 04.03 WIB.
- KA 1154 rute Jakarta Kota–Bogor, jadwal keberangkatan pukul 05.36 WIB.
- KA 1013A rute Bogor–Manggarai, jadwal keberangkatan pukul 07.16 WIB.
- KA 1014 rute Manggarai–Bogor, jadwal keberangkatan pukul 08.37 WIB.
- KA 1124F rute Depok–Bogor, jadwal keberangkatan pukul 05.33 WIB.
- KA 1195F rute Cilebut–Jakarta Kota, jadwal keberangkatan pukul 06.22 WIB.
- KA 1192F rute Jakarta Kota–Depok, jadwal keberangkatan pukul 07.48 WIB.
Pembatalan tersebut membuat pengguna perlu menyesuaikan kembali rencana perjalanan. Penumpang yang biasa menggunakan rute Bogor, Depok, Cilebut, Manggarai, dan Jakarta Kota disarankan memeriksa jadwal terbaru sebelum menuju stasiun.
KAI Commuter Imbau Penumpang Pantau Informasi Terbaru
KAI Commuter meminta pengguna untuk mengatur ulang jadwal perjalanan dan mempertimbangkan alternatif keberangkatan yang tersedia.
Informasi operasional juga dapat dipantau melalui aplikasi C-Access serta kanal media sosial resmi KAI Commuter.
Selain itu, penumpang diimbau mengikuti arahan petugas di stasiun maupun di dalam kereta, terutama ketika terjadi kepadatan.
Pengguna juga perlu menjaga keselamatan diri dan tidak memaksakan diri masuk ke kereta apabila kondisi sudah terlalu penuh.
Kondisi ini kembali menyoroti pentingnya keandalan armada dan kesiapan layanan transportasi publik, terutama pada jam sibuk ketika banyak masyarakat bergantung pada KRL untuk mobilitas harian.
Meski perawatan rangkaian diperlukan untuk menjaga keselamatan perjalanan, informasi yang cepat dan jelas serta pengaturan penumpang di stasiun menjadi hal penting untuk membantu mengurangi dampak gangguan operasional.
Bagi pengguna Commuter Line, memeriksa pembaruan perjalanan sebelum berangkat menjadi langkah yang dapat dilakukan agar bisa mengantisipasi perubahan jadwal dan memilih alternatif perjalanan yang sesuai.

