Usai RANS Carnival di Jogja Ramai Diboikot, Kini Konser Langit Willie Salim di Solo Jadi Sorotan Warganet!
HAIJAKARTA.ID- Gelombang seruan boikot terhadap acara yang melibatkan Willie Salim kembali ramai diperbincangkan di media sosial.
Setelah sebelumnya muncul penolakan terhadap penyelenggaraan RANS Carnival di Yogyakarta, kini sejumlah warganet di platform Threads menggaungkan ajakan serupa terhadap acara Konser Langit Willie Salim yang dijadwalkan berlangsung di Kota Solo.
Seruan tersebut mulai menyebar di media sosial dan mengundang perhatian pengguna internet.
Sejumlah warganet bahkan mengajak masyarakat Solo untuk mengikuti langkah warga Yogyakarta yang sebelumnya ramai menyuarakan penolakan terhadap acara RANS Carnival.
Berdasarkan unggahan akun DPN Plus62, perbincangan mengenai ajakan boikot Konser Langit Willie Salim kembali mencuat setelah polemik RANS Carnival di Yogyakarta menjadi perhatian publik.
Salah satu unggahan yang beredar memperlihatkan ajakan kepada warga Solo agar turut menyuarakan penolakan terhadap konser tersebut.
Dalam unggahan itu, masyarakat diminta tidak tinggal diam dan ikut menyampaikan aspirasi melalui media sosial.
“Warga Solo jangan kalah sama Jogja yang sudah berhasil cancel acara RANS,” demikian bunyi seruan dalam unggahan yang beredar.
Unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa Konser Langit Willie Salim akan digelar pada Minggu, 1 November 2026, di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo.
Berdasarkan poster acara yang beredar, konser dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 22.00 WIB.
Sejumlah nama turut tercantum sebagai pengisi acara, di antaranya Derry Sulaiman, Opick, Willie Salim, Restu Van Houten, Aleeza Sulaiman, Dbiebet, dan Azzam Haroki.
Ajakan boikot tersebut juga kembali disebarkan oleh sejumlah akun media sosial lainnya.
Salah satunya melalui unggahan yang menyerukan agar masyarakat Solo mengikuti gerakan penolakan seperti yang sebelumnya ramai dilakukan oleh warganet di Yogyakarta.
“Breaking! Warga Solo ayo jangan kalah sama warga Jogja. Ayo cancel acara Konser Langit Willie Salim di Edutorium UMS,” tulis salah satu unggahan yang beredar.
Di sisi lain, akun penyelenggara Konser Langit juga masih membagikan informasi mengenai agenda acara tersebut melalui media sosial.
Promosi konser turut disertai ajakan kepada masyarakat untuk menghadiri kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026.
Ramainya seruan boikot ini memperlihatkan bagaimana media sosial menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat, kritik, maupun keberatan terhadap penyelenggaraan sebuah acara.
Meski demikian, ajakan penolakan yang beredar di media sosial perlu dibedakan dari keputusan resmi penyelenggara maupun pihak pengelola lokasi.
Hingga informasi dalam unggahan tersebut beredar, belum terdapat keterangan resmi yang dapat memastikan apakah Konser Langit akan dibatalkan atau tetap berlangsung sesuai jadwal.
Perbincangan ini pun memunculkan beragam respons dari pengguna media sosial. Ada yang mendukung ajakan boikot, sementara lainnya menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak penyelenggara.
Lantas, bagaimana menurut kalian? Apakah seruan boikot Konser Langit Willie Salim di Solo akan mendapat respons seperti polemik RANS Carnival di Yogyakarta?

