Bocah 8 Tahun Terperosok ke Gorong-gorong Saat Pawai Obor, Pemkab Bogor Langsung Pasang Penutup
HAIJAKARTA.ID – Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun sempat terperosok ke gorong-gorong tanpa penutup pada saat pawai obor di Jalan Raya Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini menjadi perhatian pemerintah daerah.
Setelah terjadinya insiden tersebut, gorong-gorong langsung dipasangi penutup berupa terali besi untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian yang berada di depan Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor.
“Dinas Pekerjaan Umum (PU) melalui UPT Infastruktur Jalan dan Jembatan (IJJ) Wilayah I Cibinong bergerak cepat melakukan penanganan pasca-insiden seorang anak terjatuh ke gorong-gorong (saluran air) atau U-ditch saat kegiatan pawai obor, Minggu malam,” tulis keterangan resmi Pemkab Bogor, pada Rabu, (17/6/2026).
Terperosok ke Gorong-gorong Saat Pawai Obor
Peristiwa itu terjadi saat korban mengikuti pawai obor bersama keluarganya dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam. Korban datang bersama ibunya dan saudara perempuannya yang masih berusia sekitar 4 tahun.
Camat Cibinong Acep Sajidin, mengatakan korban tiba-tiba terperosok ke dalam gorong-gorong saat rombongan tengah melintas di Jalan Tegar Beriman.
“Jadi ceritanya kan memang lagi pawai obor, si ibu itu perwakilan dari Pakansari bawa dua anak, satu laki-laki dan satu perempuan. Pas melewati depan Jalan Tegar Beriman itu, anak laki-lakinya itu kejeblos ke gorong-gorong,” kata Camat Cibinong Acep Sajidin, Selasa (16/6/2026).
“Yang jeblos ke gorong-gorong usianya 8 tahun, kelas 2 SD,” tambah Acep.
Kejadian tersebut sempat membuat panik warga yang berada di lokasi. Upaya penyelamatan sempat terkendala karena ukuran lubang gorong-gorong terlalu sempit sehingga warga tidak bisa masuk untuk menolong korban.
“Kan jeblos ke gorong-gorong, teriak si anak, pada teriaklah semua, langsung ditolong sama staf kelurahan, karena kan semua ikut pawai obor ya. Nah dia kan mau masuk gorong-gorong, ternyata nggak muat, sempit,” kata Acep.
Korban Berhasil Diselamatkan
Saat kejadian, kondisi saluran air sedang cukup deras karena sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan lebat. Beruntung korban tidak hanyut dan masih bisa bertahan dengan berpegangan pada besi yang berada di dalam gorong-gorong.
Warga bersama staf kelurahan kemudian mencari akses lain untuk mengevakuasi korban melalui ujung saluran.
“Kondisi gorong-gorong memang lagi deras, ada aliran airnya, tapi tidak sampai hanyut. Dia pegangan besi di dalam, lalu diselamatkan oleh staf kelurahan,” jelas Acep.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Bogor kini telah memasang pagar dan penutup di lokasi tersebut agar tidak membahayakan masyarakat, terutama saat aktivitas warga meningkat pada malam hari maupun saat kegiatan keagamaan berlangsung.
“Pemasangan pagar saat ini dilakukan guna mencegah kegiatan serupa terulang, terutama saat aktivitas masyarakat meningkat, seperti malam hari atau event keagamaan,” jelasnya.
Tanggapan Warganet
Peristiwa bocah yang terperosok ke gorong-gorong saat pawai obor itu menuai perhatian warganet di media sosial setelah video kejadian tersebut viral.
Banyak yang bersyukur korban berhasil diselamatkan dan mengapresiasi warga yang sigap memberikan pertolongan.
“Bapa terimakasih banyak itu ponakan saya alhamdulillah selamat,” tulis akun @debych***
“Alhamdulillah… masyaallah pasti panik anaknya. Sehat selalu bapak yang nolong,” tulis akun @rita_a***
Sementara itu, warganet lain turut mendoakan para petugas dan warga yang terlibat dalam proses penyelamatan korban.
“Semoga bapaknya yang nolong anak itu diberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang melimpah. Aamiin,” tulis akun @aisya***
