Cara Cek Status Desil Kemensos Secara Online Lewat HP, Tentukan Hak Dapat Bansos PKH dan BPNT!
HAIJAKARTA.ID- Cara cek status desil Kemensos secara online lewat HP, begini langkah mudahnya!
Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia menyediakan layanan digital yang memudahkan masyarakat untuk mengetahui status kesejahteraan mereka dalam sistem data bantuan sosial.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengecek status desil secara online menggunakan ponsel, baik melalui aplikasi maupun website resmi.
Informasi mengenai status desil sangat penting karena menjadi salah satu indikator utama yang digunakan pemerintah dalam menentukan siapa saja yang berhak menerima berbagai program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga bantuan sosial lainnya.
Dengan mengetahui posisi desil dalam data kesejahteraan nasional, masyarakat dapat memahami apakah mereka termasuk dalam kelompok prioritas penerima bantuan atau tidak.
Pengecekan ini dapat dilakukan kapan saja secara mandiri tanpa perlu datang langsung ke kantor pemerintah.
Pengertian Status Desil dalam Data Bansos
Status desil merupakan kategori tingkat kesejahteraan masyarakat yang digunakan pemerintah dalam memetakan kondisi ekonomi keluarga di Indonesia.
Sistem ini membagi seluruh rumah tangga ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi mereka.
Penentuan desil dilakukan berdasarkan berbagai indikator, seperti pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal, kapasitas listrik rumah, hingga kepemilikan aset tertentu.
Data tersebut kemudian diolah untuk mengetahui tingkat kesejahteraan relatif setiap keluarga.
Dalam sistem ini, masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok atau desil. Setiap desil mewakili sekitar 10 persen populasi keluarga di Indonesia.
Desil pertama merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah atau 10 persen terbawah, sedangkan desil kesepuluh merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Sistem ini menjadi dasar penting dalam program perlindungan sosial pemerintah karena memungkinkan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pembagian Kelompok Desil Berdasarkan Kondisi Ekonomi
Dalam praktiknya, pembagian desil menggambarkan tingkat kondisi ekonomi masyarakat secara bertahap dari yang paling miskin hingga paling sejahtera.
- Kelompok Desil 1 merupakan kategori masyarakat yang tergolong sangat miskin atau miskin ekstrem. Kelompok ini menjadi prioritas utama dalam berbagai program bantuan sosial pemerintah.
- Kelompok Desil 2 termasuk kategori masyarakat miskin yang juga menjadi sasaran utama penerima bantuan sosial.
- Kelompok Desil 3 merupakan kelompok hampir miskin. Kondisi ekonominya mulai membaik, namun masih sangat rentan terhadap tekanan ekonomi atau perubahan kondisi finansial.
- Kelompok Desil 4 disebut sebagai kelompok rentan miskin. Meskipun kondisi ekonominya relatif lebih stabil, kelompok ini masih berpotensi terdampak krisis ekonomi atau kehilangan sumber penghasilan.
- Kelompok Desil 5, kelompok ini biasanya dikategorikan sebagai masyarakat menengah ke bawah. Kondisi ekonomi mereka relatif lebih stabil dibandingkan kelompok sebelumnya, namun masih berpeluang menerima bantuan tertentu dalam program khusus.
- Kelompok Desil 6 hingga Desil 10 umumnya termasuk kelompok ekonomi menengah hingga sejahtera. Oleh karena itu, masyarakat dalam kategori ini biasanya tidak menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial rutin dari pemerintah.
Secara umum, pemerintah lebih memfokuskan program bantuan kepada masyarakat yang berada di Desil 1 sampai Desil 4, karena kelompok tersebut dinilai paling membutuhkan dukungan ekonomi.
Cara Cek Status Desil Kemensos Secara Online
Saat ini masyarakat dapat melakukan pengecekan status desil dengan mudah melalui layanan digital yang disediakan Kementerian Sosial.
Prosesnya cukup sederhana dan bisa dilakukan hanya dengan menggunakan ponsel.
Terdapat dua cara utama untuk melakukan pengecekan, yaitu melalui aplikasi resmi Kemensos maupun melalui website.
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
Salah satu cara yang dapat digunakan adalah melalui aplikasi resmi Cek Bansos yang tersedia di Play Store maupun App Store.
Setelah mengunduh aplikasi tersebut, pengguna perlu melakukan registrasi menggunakan nomor telepon yang masih aktif.
Selanjutnya sistem akan mengirimkan kode verifikasi melalui SMS untuk mengaktifkan akun.
Setelah akun berhasil dibuat dan pengguna masuk ke aplikasi, masyarakat dapat memilih menu “Cek Bansos” pada halaman utama.
Pada menu tersebut, pengguna cukup memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nama lengkap sesuai data pada KTP.
Kemudian pilih wilayah domisili mulai dari provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan hingga kelurahan.
Setelah itu tekan tombol pencarian untuk melihat hasil. Sistem akan menampilkan informasi terkait status kesejahteraan termasuk posisi desil dalam data Kemensos.
Selain melakukan pengecekan, aplikasi ini juga menyediakan fitur bagi masyarakat untuk mengajukan usulan apabila merasa layak menjadi penerima bantuan sosial.
Cek Desil Melalui Website Resmi Kemensos
Selain menggunakan aplikasi, pengecekan juga dapat dilakukan melalui situs resmi Kemensos.
Masyarakat dapat membuka halaman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di ponsel maupun komputer.
Pada halaman tersebut, pengguna diminta untuk memasukkan Nomor Induk Kependudukan sesuai KTP. Setelah itu, pengguna perlu mengetik kode keamanan yang muncul pada layar sebagai langkah verifikasi.
Apabila kode sulit dibaca, pengguna dapat memperbarui kode tersebut dengan menekan tombol refresh.
Selanjutnya tekan tombol “Cari Data” untuk melihat hasil pencarian. Sistem akan menampilkan informasi terkait nama penerima, status bantuan sosial, serta kategori desil kesejahteraan dalam basis data Kemensos.
Transparansi Data Bansos Semakin Mudah Diakses
Kehadiran layanan pengecekan desil secara online menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan akurasi penyaluran bantuan sosial.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengetahui secara langsung status kesejahteraan mereka dalam basis data pemerintah.
Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pengajuan atau perbaikan data apabila ditemukan ketidaksesuaian.
Dengan sistem digital tersebut, proses pengecekan menjadi jauh lebih praktis karena dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke kantor pemerintahan.
