Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat Mencatat telah menangani sebanyak 2.240 pohon di wilayah Jakarta Barat sepanjang Januari hingga pekan pertama Mei 2026.

Penanganan dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya pohon tumbang serta menjaga keamanan lingkungan.

Tangani 2.240 Pohon Selama 2026

Kepala Sudis Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma mengatakan, penanganan dilakukan di seluruh wilayah kecamatan di Jakarta Barat.

“Hingga pekan pertama Mei 2026, kami telah menangani sebanyak 2.240 pohon yang tersebar di delapan wilayah kecamatan se Jakarta Barat,” kata Dirja, Jumat (29/5/2026).

Ia menjelaskan, penanganan pohon meliputi pemangkasan ringan hingga berat, penebangan pohon rimbun, serta evakuasi pohon tumbang dan sempal.

Dirja merinci, dari total 2.240 pohon yang ditangani, sebanyak 906 pohon dilakukan toping ringan, 894 pohon toping sedang, dan 312 pohon toping berat.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penebangan terhadap 63 pohon, menangani 17 pohon sempal, serta mengevakuasi 48 pohon tumbang.

“Untuk jenis pohon yang ditangani antara lain angsana, akasia, beringin, mangga, asam kranji, jambu air, ketapang, glodokan, petai Cina dan yang lain,” terangnya.

Penanganan Bertahap Tiap Bulan

Sudis Tamhut Jakarta Barat juga mencatat jumlah pohon yang ditangani setiap bulannya mengalami fluktuasi.

Pada Januari terdapat 572 pohon yang ditangani, Februari 460 pohon, Maret 468 pohon, April meningkat menjadi 703 pohon, dan pada awal Mei tercatat sebanyak 37 pohon.

Dirja menambahkan, selain tim tingkat kota, pihaknya juga mengerahkan Satuan Pelaksana (Satpel) dan Satgas Pasukan Hijau di delapan kecamatan untuk siaga menangani laporan pohon rawan tumbang maupun evakuasi darurat.