HAIJAKARTA.ID- Warga Jakarta yang berencana berolahraga saat Car Free Day (CFD) akhir pekan ini perlu memperhatikan perubahan lokasi.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin dan Jalan HR Rasuna Said pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Kebijakan tersebut diambil sehubungan dengan penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 yang berlangsung pada 22-25 Oktober 2026.

Ajang olahraga lari berskala internasional ini membutuhkan pengaturan lalu lintas dan pengamanan khusus di sejumlah ruas jalan ibu kota.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa peniadaan HBKB di kedua kawasan tersebut mengacu pada Pasal 5 ayat (1) Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor.

Dalam ketentuan tersebut, pelaksanaan HBKB dapat dibatalkan apabila pada waktu yang bersamaan terdapat kegiatan khusus berskala nasional atau internasional yang membutuhkan pengaturan lalu lintas serta pengamanan khusus.

Informasi mengenai peniadaan CFD tersebut juga disampaikan melalui akun resmi Dishub DKI Jakarta, @dishubdkijakarta.

CFD Tetap Digelar di Lima Wilayah Jakarta

Meski CFD di Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said ditiadakan, masyarakat tetap dapat menikmati kegiatan olahraga tanpa kendaraan bermotor di sejumlah lokasi alternatif.

Dishub DKI Jakarta menyiapkan pelaksanaan HBKB di lima wilayah kota administratif pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Berikut lima lokasi CFD alternatif yang dapat dikunjungi masyarakat:

  1. Jakarta Selatan: Jalan Sultan Iskandar Muda.
  2. Jakarta Pusat: Jalan Suryopranoto.
  3. Jakarta Utara: Jalan Danau Sunter Selatan.
  4. Jakarta Barat: Jalan Puri Kembangan.
  5. Jakarta Timur: Jalan Pemuda.

Dengan adanya lokasi alternatif tersebut, warga tetap memiliki pilihan untuk berjalan kaki, berlari, bersepeda, maupun melakukan aktivitas fisik lainnya pada Minggu pagi.

Masyarakat diimbau memastikan lokasi tujuan sebelum berangkat agar tidak salah menuju kawasan Sudirman-Thamrin atau Rasuna Said yang tidak menyelenggarakan HBKB pada tanggal tersebut.

Jakarta Running Festival Berdampak pada Pengaturan Lalu Lintas

Jakarta Running Festival 2026 menjadi salah satu agenda olahraga yang berlangsung di ibu kota pada pekan ini.

Rangkaian acara dijadwalkan berlangsung pada 22–25 Oktober 2026 dengan pusat kegiatan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

Festival ini menghadirkan sejumlah kategori lomba lari, termasuk 5K, 10K, half marathon, dan marathon.

Penyelenggaraan kegiatan tersebut melibatkan penggunaan sejumlah ruas jalan sehingga diperlukan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran acara dan keselamatan peserta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan kegiatan untuk memperhatikan informasi pengalihan arus, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Pengguna jalan yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lintasan lomba disarankan menyesuaikan waktu perjalanan dan mempertimbangkan rute alternatif guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas.

Informasi mengenai penutupan jalan dan rekayasa lalu lintas dapat dipantau melalui kanal resmi penyelenggara Jakarta Running Festival dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Warga Diminta Memperhatikan Jadwal dan Lokasi CFD

Peniadaan CFD di dua kawasan utama Jakarta tersebut hanya berlaku untuk pelaksanaan HBKB pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Sementara itu, kegiatan HBKB tetap diselenggarakan di lima lokasi alternatif yang telah diumumkan Dishub DKI Jakarta.

Masyarakat yang ingin berolahraga bersama keluarga atau komunitas pada akhir pekan dapat memilih lokasi yang paling mudah dijangkau dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.

Sebelum berangkat, warga juga disarankan memeriksa pembaruan informasi dari Dishub DKI Jakarta agar memperoleh keterangan terbaru mengenai pelaksanaan HBKB maupun rekayasa lalu lintas selama Jakarta Running Festival 2026.

Dengan mengetahui perubahan tersebut, masyarakat diharapkan tetap dapat menjalankan aktivitas akhir pekan dengan nyaman sekaligus mendukung kelancaran penyelenggaraan kegiatan olahraga di ibu kota.