Gudang Plastik di Kapuk Jakbar Kembali Terbakar, Api Muncul Lagi dari Balik Puing Tembok
HAIJAKARTA.ID – Kebakaran kembali terjadi di gudang plastik yang berada di Gang Semut, Jalan Peternakan Raya, RT 06 RW 04, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (25/5/2026).
Api diketahui kembali menyala di lokasi gudang yang sebelumnya sudah terbakar pada Senin, (18/5/2026) lalu.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat langsung mengerahkan petugas untuk melakukan penanganan di lokasi setelah menerima laporan adanya titik api yang kembali muncul pada malam hari.
Api Muncul Lagi dari Balik Puing Tembok
Kepala Seksi Operasional Sudis Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi mengatakan api muncul di sejumlah titik yang tertutup puing-puing tembok bangunan gedung plastik tersebut.
“Kami menerima laporan api kembali menyala sejak malam hari. Api menyala di sejumlah titik yang menutupi dinding gudang plastik,” ucapnya.
Untuk melakukan pemadaman, petugas mengerahkan sebanyak 25 personel dan lima unit mobil pemadam kebakaran. Petugas kemudian menyisir titik-titik api yang masih membara di balik reruntuhan bangunan.
Menurut Syaiful, proses pemadaman masih membutuhkan bantuan alat berat untuk mengurai puing-puing dinding gedung yang runtuh.
“Kami berhasil menyelesaikan masalah, tapi harus menunggu alat berat atau beckho untuk mengurai terus puing-puing dinding. Api kembali menyala karena masih ada bahan-bahan plastik,” jelasnya.
Kebakaran Sebelumnya Sempat Disertai Ledakan
Sebelumnya, gudang plastik bercat biru putih di Jalan Peternakan Raya, Kapuk, Cengkareng itu terbakar pada Senin (18/5/2026) siang.
Saat kebakaran terjadi, api membesar hingga menyambar bagian atap gudang. Kobaran api juga sempat disertai ledakan cukup besar yang membuat api cepat meluas ke area dalam bangunan.
“Belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api pertama kali di lokasi tersebut,” kata Syaiful.
Ia menambahkan, proses pemadaman kebakaran sebelumnya sempat mengalami kendala akibat banyaknya material plastik yang terbakar dan tertimbun di dalam gudang.
