Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kenaikan harga sejumlah bahan pangan hortikultura mulai terjadi di Jakarta menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menyebut tingginya curah hujan di daerah produsen menjadi salah satu faktor utama yang memicu lonjakan harga.

Curah Hujan Jadi Pemicu

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok mengatakan kondisi cuaca membuat hasil produksi menurun akibat kualitas panan yang terganggu serta meningkatnya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

“Kenaikan harga komoditas hortikultura tersebut disebabkan kondisi curah hujan yang masih tinggi di daerah produsen mengakibatkan penurunan produksi akibat penurunan kualitas dan meningkatnya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT),” kata Hasudungan pada Rabu, (20/5/2026).

Kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah yang kini menembus Rp 80 ribu per kilogram (kg).

Berdasarkan pemantauan pada minggu kedua Mei 2026, sejumlah komoditas hortikultura mengalami kenaikan harga dibanding pekan sebelumnya.

  • Cabai rawit merah naik 12,12 persen atau Rp8.689 per kg, dari Rp71.664 menjadi Rp80.354 per kg.
  • Cabai merah keriting naik 5,61 persen atau Rp2.926 per kg, dari Rp52.117 menjadi Rp55.103 per kg.
  • Harga bawang merah meningkat 3,96 persen, dari Rp52.615 menjadi Rp54.697 per kg.
  • Cabai merah besar mengalami kenaikan 3,84 persen, dari Rp60.069 menjadi Rp62.375 per kg.
  • Cabai rawit hijau naik 3,05 persen, dari Rp58.166 menjadi Rp59.939 per kg.

Permintaan Jelang Iduladha Ikut Dorong Harga Naik

Selain faktor cuaca, peningkatan permintaan pasar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha juga disebut turut memengaruhi lonjakan harga cabai dan bawang di pasaran Jakarta.

“Menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha terjadi peningkatan permintaan pasar sehingga menyebabkan kenaikan harga komoditas cabai dan bawang,” papar Hasudungan.

Meski terjadi kenaikan harga pada sejumlah komoditas, Dinas KPKP DKI Jakarta memastikan pengawasan harga pangan terus dilakukan secara rutin.

Pemantauan dilakukan baik secara langsung di lapangan maupun melalui situs aplikasi pemantauan harga pangan, termasuk Informasi Harga Pangan (IPJ).