Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Seleksi CPNS 2026 berpeluang dibuka, Pemerintah memberi sinyal bahwa kebutuhan aparatur negara masih cukup besar.

Apalagi seleksi ini untuk menggantikan ratusan ribu pegawai yang telah memasuki masa pensiun.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 terdapat sekitar 160.000 aparatur sipil negara (ASN) yang telah purnatugas.

Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu mempertimbangkan pembukaan rekrutmen baru guna menjaga keberlangsungan pelayanan publik.

“Kami memiliki sekitar 160.000 ASN yang sudah pensiun dan perlu digantikan. Mudah-mudahan pada tahun 2026 bisa dibuka seleksi CPNS,” ujar Rini, Minggu (1/3/2026).

Namun demikian, ia menegaskan bahwa hingga saat ini jadwal resmi pembukaan CPNS 2026 belum ditetapkan. Pemerintah masih melakukan berbagai tahap perencanaan sebelum pengumuman dilakukan.

Proses Rekrutmen CPNS Memerlukan Persiapan Panjang

Rini menjelaskan bahwa proses penyelenggaraan seleksi CPNS tidak bisa dilakukan secara cepat karena melibatkan banyak tahapan.

Salah satu faktor penting yang harus dipastikan adalah ketersediaan anggaran untuk menggaji pegawai baru.

Meski jumlah ASN yang pensiun mencapai ratusan ribu orang, belum tentu seluruhnya dapat langsung digantikan dalam satu kali rekrutmen.

“Prosesnya cukup panjang, mulai dari perencanaan kebutuhan hingga kesiapan anggaran. Misalnya ada 160.000 posisi kosong, tetapi belum tentu semuanya bisa langsung diisi,” jelasnya.

Selain itu, Kementerian PANRB saat ini juga tengah meminta seluruh kementerian dan lembaga negara untuk melakukan pemetaan kebutuhan pegawai.

Hal tersebut mencakup jumlah formasi, kompetensi yang diperlukan, hingga bidang pekerjaan yang membutuhkan tenaga baru.

Pemerintah Prioritaskan Fresh Graduate

Dalam kesempatan tersebut, Rini juga menyampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus kepada lulusan baru (fresh graduate) agar memiliki kesempatan untuk bergabung menjadi ASN.

Menurutnya, generasi muda diharapkan dapat membawa ide serta inovasi baru dalam sistem birokrasi pemerintahan.

“Kami sangat memperhatikan peluang bagi fresh graduate untuk ikut berkontribusi memperkuat birokrasi pemerintah,” ujarnya.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk melakukan regenerasi aparatur negara sehingga pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Kementerian yang Pernah Sepi Peminat CPNS

Berdasarkan data seleksi CPNS 2025 yang dirilis oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), terdapat sejumlah kementerian, lembaga, maupun instansi pemerintah yang tergolong sepi peminat.

Minimnya jumlah pelamar di beberapa instansi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Jumlah formasi yang tersedia relatif sedikit
  • Persyaratan jurusan yang sangat spesifik
  • Lokasi penempatan kerja yang cukup jauh
  • Kurangnya informasi terkait fasilitas dan penghasilan

Karena alasan tersebut, banyak pelamar memilih instansi lain yang memiliki formasi lebih besar atau lokasi kerja yang dianggap lebih strategis.

Meski demikian, instansi yang sebelumnya sepi peminat justru bisa menjadi referensi menarik bagi calon pelamar CPNS 2026, karena tingkat persaingannya cenderung lebih rendah dibandingkan kementerian populer.

Data BKN juga menunjukkan perbedaan antara jumlah pendaftar awal dan pelamar yang benar-benar menyelesaikan proses pendaftaran (submit) pada portal SSCASN.

Hal ini menggambarkan bahwa tidak semua pendaftar melanjutkan proses hingga tahap akhir.

Persiapkan Diri Sambil Menunggu Pengumuman

Hingga kini pemerintah belum mengumumkan secara resmi kapan seleksi CPNS 2026 akan dibuka. Oleh karena itu, masyarakat yang berminat menjadi ASN disarankan untuk tetap memantau informasi resmi dari pemerintah.

Sambil menunggu pengumuman, calon pelamar dapat mulai mempersiapkan diri dengan mempelajari materi Computer Assisted Test (CAT) yang biasanya digunakan dalam seleksi CPNS, seperti:

  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
  • Tes Intelegensi Umum (TIU)
  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Persiapan sejak dini dinilai penting agar peluang lolos seleksi menjadi lebih besar ketika rekrutmen resmi dibuka.

Dengan jumlah ASN yang pensiun mencapai ratusan ribu orang, peluang dibukanya seleksi CPNS 2026 semakin terbuka.

Meski pemerintah masih melakukan pemetaan kebutuhan dan perhitungan anggaran, sinyal pembukaan rekrutmen baru sudah mulai terlihat.

Bagi masyarakat yang bercita-cita menjadi aparatur negara, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri sejak sekarang, baik dengan mempelajari materi tes maupun mencari informasi terkait instansi yang memiliki peluang lebih besar untuk dilamar.