Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan kabar gembira, yaitu akan menggratiskan transportasi umum Jakarta pada saat lebaran 2026. Kebijakan ini diberlakukan untuk memudahkan mobilitas warga sekaligus mendorong masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Jakarta.

“Pada saat Idul Fitri kami akan menggratiskan transportsi yang ada di Jakarta,” kata Pranomo dikutip dari detik.com pada Jumat, (27/2/2026).

Layanan yang di gratiskan mencakup moda transportasi utama di ibu kta, yakni Transjakarta, LRT dan MRT. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Jakarta Ramadhan Festival yang mengusung tema “Mudik ke Jakarta.”

Gubernur DKI Akan Gratiskan Transjakarta, MRT dan LRT saat Lebaran 2026 Dorong Warga Rayakan lebaran di Jakarta

Pramono menjelaskan kebijakan ini bertujuan memudahkan mobilitas warga sekaligus mendorong masyarakat merayakan Lebaran di Jakarta dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

“Kenapa kami lakukan? Sekali lagi untuk menarik bahwa daripada macet-macet atau belanja-belanja ke luar negeri dan sebagainya, lebih baik tetap tinggal di Jakarta. Jakarta menyediakan segalanya,” ucapnya.

Ia menegaskan kebijakan tersebut juga berlaku bagi masyarakat dari luar daerah yang datang ke Jakarta saat Lebaran. Pemprov DKI juga akan memastikan layanan transportasi serta keamanan berjalan optimal selama Hari Raya Idul Fitri.

“Kalau pemudik datang ke Jakarta tentunya kami akan memberikan kemudahan. Apakah transportasi yang gratis itu juga berlaku bagi pemudik pada saat mereka memanfaatkan Idulfitri? Kami akan berikan,” jelasnya.

Tetap Sediakan Program Mudik Gratis

Meski menggratiskan angkutan publik di dalam kota, Pemprov DKI tetap menyediakan program mudik gratis bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman. Sebanyak 690 bus disiapkan untuk mengangkut sekitar 26.500 pemudik ke berbagai daerah tujuan.

Pramono menyatakan pemerintah daerah telah berpengalaman mengelola acara besar sehingga optimistis layanan transportasi dan pengamanan selama periode Lebaran dapat berjalan optimal.

“Kami meyakini Jakarta sudah biasa mengadakan event-event besar, sehingga untuk keamanan kami pasti akan lakukan semaksimal mungkin,” tutupnya.