Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – KAI Commuter akan membangun kanopi di bagian peron Stasiun Bogor sebagai bagian dari peningkatan fasilitas layanan. Pembangunan ini dilakukan bersama dengan proyek perpanjangan peron serta jalur 6 hingga 8.

Selama proses kontruksi, peron 6 sampai 8 di Stasiun Bogor akan ditutup sementara selama kurang lebih 90 hari. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2026.

KAI Commuter Akan Bangun Kanopi di Stasiun Bogor

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan peron yang dibangun nantinya akan dilengkapi kanopi untuk menunjang kenyamanan penumpang.

“Nah, setelah jadi, nanti untuk layanan Commuter Line akan difokuskan di peron 6,7, dan 8. Di mana peron yang dibangun ini nanti sudah tersedia kanopi,” kata Karina pada Rabu, (15/4/2026).

Karina menjelaskan, kanopi yang dibangun tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari panas dan hujan, tetapi juga akan terintegrasi dengan area selasar stasiun.

“Kanopi ini akan tersambung ya, akan tersambung ke posisi arah selasar. Sehingga ini menjawab keluhan masyarakat terkait kebutuhan kanopi di Stasiun Bogor,” sambungnya.

Rekayasa Arus Penumpang Selama Proyek

Selama pekerjaan berlangsung, KAI Commuter juga menyiapkan rekayasa arus penumpang untuk mengantisipasi kepadatan di area stasiun.

“Jadi untuk flow penumpang ini akan ada area pedestrian sementara, temporary, di samping selasar yang saat ini sudah ditutup posisinya di Stasiun Bogor,” kata Karina.

Jalur alternatif tersebut berada di sisi kanan Pintu Barat (Jalan Mayor Oking) menuju arah peron.

Selain itu, sebagian penumpang akan diarahkan menuju Pintu Timur yang mengarah ke Alun-alun Kota Bogor, sementara penumpang tujuan Pintu Barat akan dialihkan melalui Skybridge Paledang.

“Dan nanti pada saat kondisi atau jam-jam kepadatan tertentu di Stasiun Bogor, kami akan melakukan untuk rekayasa flow penumpang yang akan diarahkan mungkin sebagian ke arah Hall Taman Topi dan sebagian juga bisa diarahkan yang akan menuju ke Hall Barat akan diarahkan melalui JPO Paledang,” tutur dia.