HAIJAKARTA.ID-  Kabar baik bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin memperoleh pengalaman kerja sekaligus berkontribusi dalam pengawasan sektor energi nasional.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka Program Pengawal Energi 2026 dengan menyediakan 108 posisi bagi talenta muda Indonesia.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan BBM penugasan agar berjalan lebih transparan, akuntabel, serta tepat sasaran.

Melalui kolaborasi Kementerian ESDM, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), serta Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas, pengawasan ditargetkan menjangkau 3.679 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Indonesia.

Program tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda, khususnya putra-putri daerah, untuk terlibat langsung dalam pengumpulan data dan pemantauan distribusi energi di lapangan.

108 Formasi Dibuka, Ini Rincian Posisi dan Honorariumnya

Program Pengawal Energi 2026 menyediakan dua kategori pekerjaan dengan total 108 formasi. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan, berikut rincian posisi dan honorarium bulanannya:

  • Verifikator Lapangan: 100 posisi dengan honorarium Rp6,5 juta per bulan.
  • Analis: 8 posisi dengan honorarium Rp5,7 juta per bulan.

Selain honorarium, peserta terpilih juga direncanakan memperoleh dukungan operasional, insentif BPJS, serta pembekalan dan sertifikasi sesuai ketentuan program.

Masa penugasan direncanakan berlangsung selama satu tahun dengan skema perjanjian kerja jasa perorangan.

Kehadiran dua kategori posisi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan dari sisi pemeriksaan langsung di lapangan hingga pengolahan data dan penyusunan laporan.

Apa Saja Tugas Pengawal Energi?

Peserta yang lolos seleksi nantinya akan membantu memperkuat pengawasan distribusi BBM bersubsidi dan BBM penugasan di SPBU yang menjadi sasaran program.

Secara umum, tugas yang dijalankan mencakup verifikasi kondisi di lapangan, pengumpulan dan pengolahan data operasional, analisis informasi, serta penyusunan laporan mengenai temuan yang perlu ditindaklanjuti oleh instansi berwenang.

Melalui mekanisme tersebut, pemerintah berharap potensi penyimpangan dalam penyaluran BBM dapat lebih mudah teridentifikasi.

Data yang dikumpulkan juga diharapkan membantu meningkatkan kualitas pemantauan distribusi energi.

Meski demikian, Pengawal Energi berperan mendukung proses pengawasan melalui informasi yang objektif dan dapat diverifikasi, bukan menggantikan kewenangan pemerintah maupun aparat terkait.

Program ini juga menjadi kesempatan bagi talenta muda untuk mengenal tata kelola sektor energi secara langsung, meningkatkan keterampilan teknis, serta membangun pengalaman profesional.

Penempatan Diprioritaskan untuk Putra-Putri Daerah

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam Program Pengawal Energi 2026 adalah penempatan peserta.

Pemerintah memprioritaskan talenta lokal berdasarkan domisili dan kebutuhan wilayah penugasan. Kebijakan tersebut diharapkan membantu peserta memahami kondisi geografis dan karakteristik daerah tempat mereka bertugas.

Namun, pelamar tetap perlu memperhatikan ketentuan kesediaan penempatan. Peserta dapat diminta bertugas di wilayah lain di Indonesia sesuai kebutuhan program.

Karena itu, calon pendaftar disarankan membaca seluruh ketentuan penugasan dan komitmen yang tercantum dalam panduan resmi sebelum menyelesaikan proses pendaftaran.

Jadwal Pendaftaran Pengawal Energi 2026

Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti rekrutmen ini, pendaftaran Program Pengawal Energi 2026 dibuka pada 23 Oktober hingga 1 November 2026.

Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi PEM Akamigas.

Berikut informasi jadwal yang perlu diperhatikan:

  • Pembukaan pendaftaran: 23 Oktober 2026.
  • Batas akhir pendaftaran dan kelengkapan dokumen: 1 November 2026 pukul 23.59 WIB.
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: dijadwalkan pada 3 November 2026 pukul 10.00 WIB.

Pelamar sebaiknya tidak menunggu hingga hari terakhir untuk mengisi data dan mengunggah dokumen. Pastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi serta proses finalisasi pendaftaran selesai sebelum batas waktu yang ditentukan.

Jadwal tersebut mengacu pada informasi yang tercantum di portal resmi dan dapat berubah apabila terdapat pengumuman terbaru dari penyelenggara.

Cara Mendaftar Program Pengawal Energi 2026

Calon peserta dapat mengakses situs resmi Pengawal Energi melalui tautan berikut:

https://pengawalenergi.akamigas.ac.id/

Secara umum, tahapan pendaftaran meliputi pembuatan akun, verifikasi alamat email, penerimaan identitas pendaftar, pengisian data pribadi dan pendidikan, pemilihan posisi, serta pengunggahan dokumen pendukung.

Setelah seluruh data dilengkapi, pelamar perlu membuat CV melalui sistem dan melakukan finalisasi pendaftaran. Bukti pendaftaran sebaiknya disimpan untuk keperluan pengecekan selanjutnya.

Calon peserta juga perlu memantau status seleksi secara berkala. Apabila terdapat data atau dokumen yang harus diperbaiki, lakukan pembaruan dan finalisasi ulang sesuai petunjuk panitia.

Informasi lengkap mengenai kualifikasi, dokumen wajib, tahapan seleksi, dan ketentuan setiap posisi dapat diperiksa langsung melalui portal resmi tersebut.

Perkuat Pengawasan BBM, Buka Peluang bagi Generasi Muda

Peluncuran Program Pengawal Energi 2026 menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pemantauan distribusi BBM bersubsidi dan BBM penugasan hingga tingkat SPBU.

Dengan sasaran pengawasan sebanyak 3.679 SPBU, keterlibatan talenta muda diharapkan membantu menyediakan data lapangan yang lebih akurat sekaligus mendukung transparansi tata kelola energi.

Bagi lulusan perguruan tinggi yang berminat, program ini menawarkan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman lapangan dan mengembangkan kompetensi di sektor energi nasional.

Masyarakat yang ingin mendaftar diimbau memeriksa persyaratan dan ketentuan secara teliti melalui kanal resmi agar tidak melewatkan jadwal maupun tahapan seleksi.