Mobil Dinas Diduga Halangi Ambulans di Serpong, Netizen: Mobil yang Dibayar Rakyat Belagu
HAIJAKARTA.ID – Sebuah mobil dinas diduga halangi ambulans di kawasan Serpong, Tangerang, memicu kemarahan publik.
Kendaraan berpelat merah tersebut disebut tidak memberi jalan kepada ambulans yang tengah membawa pasien dalam kondisi darurat.
Peristiwa ini sontak menjadi sorotan, terutama karena ambulans saat itu telah menyalakan sirine dan lampu rotator sebagai tanda prioritas di jalan.
Kronologi Mobil Dinas Diduga Halangi Ambulans
Berdasarkan keterangan sopir ambulans, kejadian bermula saat kendaraan medis tersebut melaju menuju Serpong dengan kondisi darurat.
Namun, mobil dinas di depannya tidak kunjung menepi meski telah diberi peringatan berulang kali.
“Ketika ditegur dengan membuka kaca, pengemudi justru bertanya ‘membawa apa sebenarnya?’ dengan nada yang terkesan menantang,” ujar sopir ambulans dalam keterangannya.
Aksi tersebut dinilai membahayakan karena menghambat laju ambulans yang seharusnya mendapat prioritas di jalan raya.
Reaksi Publik
Kasus mobil dinas diduga halangi ambulans ini langsung menuai reaksi keras dari masyarakat, khususnya di media sosial.
Banyak warganet menyayangkan sikap arogan pengemudi kendaraan dinas yang dinilai tidak mencerminkan etika sebagai pelayan publik.
Salah satu pengguna media sosial menyampaikan kritik pedas terhadap kejadian tersebut.
“Kendaraan yang dibiayai oleh rakyat kok malah jadi arogan,” tulis akun @hadiw201274.
“Ambulance mau isi atau kosong selagi sirine hidup arti nya darurat bisa jemput pasien bisa standby di RS. Jika ada yg menghalangi salah besar,” kata @aplaylazuardi
“@kemendagri mohon dibantu sudah meresahkan,” kata akun @ jh.oni410

