Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan seluruh kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) yang berada di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, tetap beroperasi secara normal dan berfungsi optimal untuk mendukung pemantauan keamanan wilayah.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, menegaskan bahwa sistem CCTV milik Pemprov DKI tidak mengalami gangguan sebagaimana informasi yang beredar terkait tidak dapat diaksesnya sejumlah tayangan kamera pengawas di kawasan Bundaran HI.

Menurut Marulina, seluruh perangkat CCTV yang dikelola pemerintah daerah masih bekerja dengan baik dan terus digunakan untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan masyarakat, serta pemantauan aktivitas di ruang publik.

Sistem tersebut juga tetap terintegrasi dalam koordinasi dengan aparat kepolisian untuk mendukung pengawasan dan penanganan situasi di lapangan.

“Kami memastikan operasional CCTV Pemprov DKI Jakarta berjalan normal dan tetap aktif digunakan untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan masyarakat, serta pemantauan wilayah, termasuk dalam koordinasi dengan pihak kepolisian,” ujar Marulina dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas pemberitaan yang menyebut sejumlah CCTV di kawasan Bundaran HI tidak dapat diakses publik pada Jumat (12/6).

Namun, Pemprov DKI menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan berasal dari sistem pengawasan yang mereka kelola.

Marulina menjelaskan bahwa kendala yang terjadi berada pada platform digital atau situs milik pihak ketiga yang menayangkan ulang streaming CCTV.

Dengan demikian, gangguan akses tersebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya dari perangkat CCTV yang beroperasi di lapangan.

“Tayangan CCTV yang mengalami kendala berada pada platform atau situs tertentu yang bukan merupakan kanal resmi maupun bagian dari sistem CCTV milik Pemprov DKI Jakarta,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa aspek teknis seperti ketersediaan data, kualitas streaming, maupun gangguan akses pada platform pihak ketiga sepenuhnya berada di luar tanggung jawab dan pengelolaan Pemprov DKI Jakarta.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mengaitkan gangguan pada platform eksternal dengan kondisi operasional CCTV yang sesungguhnya.

Pemprov memastikan seluruh kamera pengawas yang terpasang di berbagai titik strategis ibu kota, termasuk kawasan Bundaran HI, tetap menjalankan fungsi pemantauan dan perekaman secara optimal.

Kawasan Bundaran HI sendiri merupakan salah satu titik vital di Jakarta yang kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat, lokasi penyelenggaraan berbagai acara publik, serta area yang membutuhkan pengawasan intensif untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan infrastruktur pengawasan digital sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan perkotaan yang aman, tertib, dan nyaman bagi warga maupun pengunjung ibu kota.