sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Polisi gagalkan tawuran di Jakarta Pusat Pusat pada Minggu (24/5/2026) dini hari.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tiga remaja yang diduga hendak terlibat tawuran serta menyita dua senjata tajam.

Patroli skala besar dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada jam-jam rawan malam hingga dini hari.

Sejumlah kawasan yang dianggap rawan menjadi sasaran patroli petugas, mulai dari Pospol Cempaka Putih, kawasan Bundaran HI, Jalan Roxy, hingga Kampung Tanah Tinggi di Jakarta Pusat.

Dua Remaja Mabuk Diamankan di Jalan Roxy

Sebelum mengamankan tiga remaja yang diduga hendak tawuran, aparat lebih dulu menemukan dua remaja dalam kondisi mabuk di kawasan Jalan Roxy.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, mengatakan petugas menemukan barang bukti berupa satu botol minuman keras dan satu unit sepeda motor dari lokasi tersebut.

“Petugas mengamankan dua remaja dalam kondisi mabuk di kawasan Jalan Roxy berikut barang bukti satu botol minuman keras dan satu unit sepeda motor,” ujar Henik dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).

Kedua remaja tersebut kemudian didata dan diberikan pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.

Tiga Remaja Ditangkap di Kampung Tanah Tinggi

Patroli kemudian berlanjut menuju kawasan Kampung Tanah Tinggi sekitar pukul 03.00 WIB. Di lokasi inilah petugas mendapati tiga remaja yang dicurigai hendak melakukan aksi tawuran.

Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan dua senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam bentrokan antarkelompok remaja tersebut.

Selain itu, aparat juga mengamankan satu unit sepeda motor yang digunakan para pelaku.

Ketiga remaja tersebut langsung dibawa petugas untuk menjalani proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat gabungan.

Polisi menduga aksi tawuran sudah direncanakan sebelumnya. Keberadaan senjata tajam menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan korban luka bahkan korban jiwa apabila bentrokan benar-benar terjadi.

Polisi Tingkatkan Patroli pada Jam Rawan

Kombes Henik menegaskan bahwa patroli rutin akan terus dilakukan secara intensif, terutama pada waktu-waktu rawan terjadinya kriminalitas jalanan.

Menurutnya, kehadiran aparat Brimob di lapangan menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat pada malam hingga dini hari.

“Patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas, tawuran, dan gangguan keamanan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat,” jelasnya.

Patroli serupa juga disebut akan terus diperluas di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya guna menekan angka tawuran remaja yang masih sering terjadi.

Tawuran Remaja Masih Jadi Ancaman Serius

Fenomena tawuran remaja hingga kini masih menjadi perhatian serius aparat kepolisian di wilayah Jabodetabek.

Dalam beberapa bulan terakhir, polisi berulang kali menggagalkan aksi tawuran di berbagai daerah seperti Jakarta Timur, Bekasi, Tangerang Selatan, hingga Depok.

Tidak sedikit kasus tawuran melibatkan senjata tajam berukuran besar seperti celurit panjang, parang, hingga stik golf yang dimodifikasi untuk menyerang lawan.

Selain membahayakan pelaku, aksi tawuran juga kerap meresahkan masyarakat karena dapat mengganggu ketertiban umum dan memicu korban dari warga sekitar.

Orang Tua Diminta Awasi Aktivitas Anak

Polda Metro Jaya turut mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari.

Pengawasan keluarga dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah remaja terlibat dalam tawuran, konsumsi minuman keras, hingga tindak kriminal lainnya.

Polisi juga meminta masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melapor apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas melalui layanan darurat kepolisian 110.

Dengan adanya patroli rutin dan dukungan masyarakat, aparat berharap situasi keamanan di wilayah Jakarta Pusat dan sekitarnya tetap aman serta kondusif.