Prabowo: Kalau Dipanggil Yang Maha Kuasa, Saya Tetap Monitor Kalian dari Atas
HAIJAKARTA.ID – Presiden Prabowo Subianto berkelakar tetap mengawasi generasi penerus bangsa meski suatu saat telah dipanggil Yang Maha Kuasa.
Candaan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung pada Rabu, (10/6/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat berbicara mengenai peluang Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia pada tahun 2045.
Indonesia Berpeluang Jadi Ekonomi Keempat Terbesar Dunia
Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan keyakinan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia pada 2045 apabila mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki secara optimal.
Menurutnya, generasi pengusaha muda yang saat ini aktid berorganisasi dan membangun usaha akan menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi Indonesia di masa mendatang.
“Kalau kita pandai dan kita cerdas, 2045 kita ekonomi keempat terbesar di dunia saudara-saudara. Yang muncul nanti nomor satu Tiongkok, nomor dua Amerika Serikat, nomor tiga India, nomor empat Republik Indonesia,” kata Prabowo.
Prabowo menilai para pengusaha muda yang hadir saat ini akan berada pada puncak karier dan produktivitas mereka ketika Indonesia memasuki periode tersebut.
Prabowo: Kalau Dipanggil Yang Maha Kuasa, Saya Tetap Monitor Kalian
Saat berbicara mengenai masa depan Indonesia, Prabowo kemudian melontarkan candaan yang langsung disambut rius peserta Munas HIPMI.
Ia mengatakan akan terus memantau perkembangan Indonesia dan kiprah generasi penerus, bahkan jika dirinya sudah tidak lagi menjabat atau bahkan telah meninggal dunia.
“Saya nanti di Hambalang monitor kalian di bawah. kalau belum dipanggil Yang Maha Kuasa,” kata Prabowo pada Rabu, (10/6/2026).
Tak berhenti di situ, Prabowo kembali berkelakar bahwa dirinya tetap akan mengawasi apabila suatu saat telah dipanggil Tuhan.
“Kalau dipanggil Yang Maha Kuasa aku lihat tetap saya monitor kalian. Kalau kalian kurang ajar malam-malam aku turun nyari kau,” ucap Prabowo.
Prabowo kemudian menambahkan peringatan kepada generasi penerus agar tidak mengkhianati bangsa dan negara.
“Jangan main-main kau. Kau melanggar, berkhianat kepada Merah Putih, aku turun, aku cari kau ini,” lanjutnya.
Ingatkan Pengusaha Jangan Langgar Hukum
Selain membahas masa depan ekonomi Indonesia, Prabowo juga mengingatkan para pengusaha agar menjalankan usaha dengan jujur dan tidak melakukan pelanggaran hukum.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini membuat berbagai bentuk penyimpangan semakin mudah terdeteksi.
Prabowo mencontohkan kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang mampu membantu membaca dan menganalisis dokumen dalam waktu singkat.
“Sekarang jangan coba-coba melanggar hukum, saudara akan kalah. Kenapa? Sekarang ada teknologi, sekarang ada AI, ada kecerdasan,” katanya.
Ia mengatakan dokumen yang sangat tebal kini dapat dipelajari hanya dalam hitungan menit dengan bantuan teknologi.
“Sekarang semua dokumen setebal ini bisa dibaca dalam 5 menit. Kontrak setebal ini 5 menit,” kata Prabowo.
Karena itu, Prabowo mengajak para pengusaha muda untuk memanfaatkan teknologi secara positif dan bersama-sama membangun masa depan Indonesia.
“Jadi saudara-saudara, mari kita raih masa depan yang baik, kita kuasai, kita kendalikan semua untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat kita,” pungkasnya.

