Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta.

Menurut Pramono, pembangunan Jakarta tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan setiap anak memperoleh hak-haknya, mulai dari perlindungan, pendidikan, hingga ruang untuk bermain dan berkembang.

Jakarta Terus Perkuat Status sebagai Kota Ramah Anak

Pramono menyampaikan bahwa Pemprov DKI akan terus menjaga dan meningkatkan berbagai program yang mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota ramah anak.

“Pada Hari Anak Nasional ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus berupaya agar Jakarta benar-benar menjadi provinsi yang ramah anak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak 2022 Jakarta secara konsisten meraih predikat sebagai Provinsi Layak Anak.

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat berbagai kebijakan yang berpihak pada kepentingan anak.

Berbagai langkah yang terus dikembangkan antara lain peningkatan perlindungan anak, penyediaan ruang bermain yang aman dan inklusif, penguatan layanan pendidikan, serta peningkatan kualitas lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Hari Anak Nasional Diisi Permainan Tradisional

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema “Bermain Gembira”. Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Jakarta turut memeriahkan acara dengan mengikuti beragam permainan tradisional.

Sejumlah permainan seperti egrang, lompat tali, gobak sodor, hingga permainan edukatif lainnya digelar sebagai bagian dari upaya mengenalkan kembali budaya lokal sekaligus mendorong aktivitas fisik dan interaksi sosial anak di era digital.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap anak-anak dapat menikmati masa kecil yang sehat, kreatif, dan penuh keceriaan.

Kak Seto Apresiasi Langkah Pemprov DKI

Acara tersebut juga dihadiri Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto.

Ia memberikan apresiasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan Pemprov DKI Jakarta dalam mendukung perlindungan serta pemenuhan hak-hak anak.

Menurutnya, kebijakan yang berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak perlu terus diperkuat agar Jakarta menjadi kota yang semakin layak bagi generasi penerus.

RPTRA Terus Diperbanyak

Sebagai bagian dari upaya membangun kota ramah anak, Pemprov DKI Jakarta juga berkomitmen memperluas keberadaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di berbagai wilayah.

Keberadaan RPTRA dinilai memiliki peran penting sebagai ruang bermain, belajar, berolahraga, hingga tempat berkumpul bagi masyarakat.

Selain mendukung aktivitas anak, fasilitas tersebut juga menjadi sarana pemberdayaan keluarga dan komunitas.

Komitmen Menuju Jakarta yang Lebih Inklusif

Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi Pemprov DKI Jakarta untuk menegaskan bahwa pembangunan kota harus memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan anak.

Melalui penguatan perlindungan anak, penyediaan ruang publik yang aman, serta berbagai program yang mendukung tumbuh kembang generasi muda,

Jakarta diharapkan mampu mempertahankan predikat sebagai kota ramah anak sekaligus menjadi lingkungan yang semakin inklusif dan berkualitas bagi seluruh warganya.