Samsung Siapkan Kacamatan Pintar Berbasis AI, Ini Bocoran Spesifikasinya!
HAIJAKARTA.ID- Samsung siapkan kacamatan pintar berbasis AI di dunia perangkat wearable.
Produk ini disebut-sebut akan meluncur pada akhir 2026 sebagai bagian dari ekspansi ekosistem Android XR.
Bocoran mengenai perangkat ini mulai mencuat setelah beredarnya gambar unit uji coba.
Dari tampilan awal, desain kacamata pintar Samsung terlihat mengusung konsep minimalis dan modern, mirip dengan perangkat seperti Ray-Ban Meta Smart Glasses serta kacamata pintar berbasis Google Gemini.
Tanpa Layar di Versi Awal, Model Lanjutan Lebih Canggih
Kacamata pintar ini akan berjalan menggunakan platform Android XR, sistem operasi khusus untuk perangkat realitas campuran (XR).
Model yang saat ini tengah diuji memiliki nama kode Jinju dan belum dibekali layar internal.
Namun, Samsung juga dilaporkan sedang menyiapkan varian lain dengan nama kode Haean yang akan dilengkapi layar micro-LED dan dijadwalkan meluncur pada 2027.
Langkah ini memperlihatkan strategi Samsung yang tampaknya ingin menghadirkan perangkat bertahap mulai dari versi sederhana hingga model premium dengan fitur visual yang lebih kompleks.
Terintegrasi AI, Bisa Terjemahkan hingga Navigasi
Salah satu keunggulan utama perangkat ini adalah integrasi dengan Gemini AI. Teknologi ini memungkinkan pengguna melakukan berbagai aktivitas hanya melalui kacamata, seperti:
- Menerjemahkan teks atau papan informasi secara real-time
- Mengambil foto langsung dari kacamata
- Mengecek cuaca
- Mendapatkan petunjuk arah melalui Google Maps
Fitur-fitur ini menegaskan bahwa kacamata pintar bukan sekadar aksesori, tetapi juga asisten digital yang praktis dalam aktivitas sehari-hari.
Spesifikasi: Ringan, Kamera Sony, hingga Audio Canggih
Berdasarkan bocoran yang beredar, kacamata pintar Samsung akan dibekali berbagai teknologi mutakhir, di antaranya:
- Chipset Qualcomm Snapdragon AR1
- Kamera 12 MP dengan sensor Sony IMX681
- Konektivitas WiFi dan Bluetooth 5.3
- Bobot ringan sekitar 50 gram
- Baterai 155 mAh
Untuk urusan audio, perangkat ini disebut menggunakan speaker directional serta berpotensi mengadopsi teknologi bone-conduction, yang memungkinkan suara dihantarkan melalui getaran tulang tanpa perlu earphone.
Selain itu, Samsung juga menyematkan lensa photochromic yang mampu menyesuaikan warna secara otomatis menjadi gelap saat terkena sinar matahari dan kembali bening dalam kondisi redup.
Kolaborasi Desain dengan Brand Fashion
Dalam hal desain, Samsung tidak bekerja sendiri. Perusahaan ini dikabarkan menggandeng brand kacamata ternama seperti Warby Parker dan Gentle Monster untuk menghadirkan tampilan yang stylish sekaligus ergonomis.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Samsung ingin memadukan teknologi dan fashion agar perangkatnya tetap nyaman dipakai sehari-hari.
Potensi Diumumkan di Galaxy Unpacked
Kacamata pintar ini diperkirakan akan diperkenalkan dalam ajang Galaxy Unpacked pada Juli mendatang. Acara tersebut juga disebut akan menghadirkan sejumlah perangkat baru, seperti:
- Galaxy Z Fold 8
- Galaxy Z Flip 8
- Galaxy Watch 9
Meski begitu, peluncuran awal kemungkinan masih sebatas pengenalan produk, sementara ketersediaan komersialnya diperkirakan menyusul kemudian.
Perluasan Ekosistem Wearable Samsung
Sebelumnya, Samsung telah lebih dulu memperkenalkan perangkat Galaxy XR sebagai langkah awal memasuki pasar extended reality.
Kehadiran kacamata pintar ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan serius mengembangkan ekosistem wearable berbasis AI di masa depan.
Dengan kombinasi teknologi canggih, desain stylish, dan integrasi AI, kacamata pintar Samsung berpotensi menjadi salah satu inovasi yang mengubah cara manusia berinteraksi dengan teknologi sehari-hari.

