Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Usai viral mencuri besi jembatan di Sunter, pelaku berinisial A dan F ternyata positif mengonsumsi narkoba. Polisi mengungkap hasil tes urine keduanya menunjukkan indikasi penggunaan zat terlarang.

“Urine pelaku-pelaku ini positif narkoba,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno saat dimintai konfirmasi, Jumat (13/2/2026).

Onkoseno menjelaskan, uang dari hasil menjual potongan besi jembatan digunakan salah satunya untuk membeli narkoba. Saat ini, kepolisian masih mendalami asal-usul narkoba yang diperoleh kedua pelaku.

“(Uang hasil jual besi) salah satunya digunakan untuk beli narkoba. Iya, sedang kita dalami juga untuk pengembangannya,” jelas Onkoseno.

Ia menambahkan, kedua pelaku diduga sudah beberapa kali melakukan aksi serupa di kawasan Sunter. Namun, informasi tersebut masih dalam pendalaman lebih lanjut.

“Infonya sudah beberapa kali, tapi info tersebut masih didalami. (lokasi operasi) Iya sekitaran Sunter,” tutur Ongoseno.

Ia juga mengatakan, penjualan yang dilakukan pelaku secara acak untuk mendapatkan uang, pelaku juga tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Niatnya untuk dijual, untuk mendapatkan uang. Dijualnya secara acak, tidak ada pengepul tetap. (Pekerjaan pelaku) serabutan. Mungkin kadang-kadang ngamen juga ya,” imbuhnya.

Pelaku Ditangkap Saat Beraksi di Jembatan Lampu Merah

Sebelumnya, aksi pencurian besi jembatan di kawasan Sunter, Jakarta Utara, viral di media sosial setelah direkam oleh pengguna jalan yang curiga dengan gerak-gerik pelaku.

Kejadian itu disebut berlangsung pada Selasa (10/2/2026) sore. Polisi bergerak cepat dan menangkap kedua pelaku saat sedang beraksi.

“Iya betul, ada dua pelaku yang ditangkap. Inisial A dan F,” kata Onkoseno saat dimintai konfirmasi.

Keduanya diamankan pada Selasa (10/2/2026) ketika tengah mengambil potongan besi di jembatan lampu merah Jalan Sevetia Sunter.

“Ditangkap tanggal 10 Februari ketika sedang beraksi mengambil potongan besi di jembatan lampu merah Jalan Sevetia Sunter,” ujar Onkoseno.