Viral WNA Dijambret di Bundaran HI Jakarta, Netizen: Bikin Malu Skala Internasional
HAIJAKARTA.ID – Seorang warga negara asing (WNA) menjadi korban penjambretan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Aksi pelaku terekam kamera dashboard mobil dan videonya viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, korban terlihat sedang berdiri di pinggir jalan sambil memainkan handphone. Saat korban fokus melihat layar ponselnya, seorang pengendara motor tiba-tiba mendekat dan langsung merampas handphone dari tangan korban.
Setelah berhasil mengambil ponsel, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor berwarna merah.
Korban yang terkejut sempat berusaha mengejar pelaku. Namun saat berlari, korban justru terlihat tersungkur di jalan.
Polisi Benarkan Korban WNA, Pelaku Masih Diburu
Kapolsek Menteng, Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan adanya aksi penjambretan tersebut. Polisi kini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Kami sudah mengetahui, sedang kita upayakan pencarian pelaku,” kata Braiel saat dikonfirmasi pada Kamis, (14/5/2026).
Ia juga memastikan korban merupakan Warga Negara Asing dan telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
“Betul (korban) WNA, korban sudah kami mintai keterangan,” katanya.
Polisi berharap pelaku segera tertangkap dan mengimbau masyarakat lebih waspada saat berada di pinggir jalan, terutama ketika menggunakan handphone di area terbuka.
“Semoga bisa cepat terungkap pelaku. Masyarakat lebih waspada untuk menunggu di pinggir jalan,” tuturnya.
Reaksi Warganet
Viralnya video penjambretan terhadap WNA di kawasan ikonik Jakarta itu menuai beragam reaksi dari warganet.
Banyak yang menyayangkan aksi kriminal tersebut karena dinilai mencoreng citra ibu kota.
“Bikin malu skala internasional,” tulis akun @one***
Warganet lain menilai meningkatnya aksi kriminalitas berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat.
“Ini tandanya apa? Ya benar, ekonomi semakin sulit otomatis kriminalitas meningkat,” tulis akun @teresa***
Ada pula netizen yang meminta aparat menindak kendaraan tanpa pelat nomor yang dinilai kerap digunakan pelaku kejahatan jalanan.
“Saatnya razia seluruh kendaraan tanpa plat nomor belakang. Ini sudah meresahkan sekali,” tulis akun @jejakno***
