sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Air got hitam meluap di Kalideres menggenangi Jalan Satu Maret, Pegadungan, Jakarta Barat, hingga menimbulkan bau menyengat dan mengganggu aktivitas warga, Senin sore.

Genangan air kotor itu bahkan membentuk kolam kecil di tepi jalan dan membuat badan jalan becek serta rusak.
Pantauan di lokasi, air berwarna hitam pekat tampak menggenang dengan ukuran sekitar 2 x 3 meter di sisi jalan.

Rembesan air menyebabkan bagian pinggir jalan mengalami kerusakan. Di sekitar titik genangan, masih terpasang papan pembatas proyek yang menutup salah satu lajur.

Pada area proyek galian tersebut tertulis “Sedang dilakukan upaya peningkatan layanan air perpipaan” yang disertai nomor pusat layanan (call center) PAM Jaya.

Meski sejumlah titik bekas galian sudah ditutup menggunakan tanah dan semen, pembatas proyek yang menutup jalan belum dibongkar.

Warga Sebut Banjir Muncul Sejak Proyek Galian

Dodi (64), tukang parkir minimarket di dekat lokasi, mengatakan genangan air got hitam muncul sejak adanya proyek galian pipa di kawasan tersebut.

“Udah lama, dua mingguan lebih, dari sebelum puasa ini, jadi banjir. Jadi air, got ini naik. Ini air hitam dari got, setelah digali jadi mampat, tak ngalir, semenjak ada galian,” kata Dodi dikutip dari Antara Selasa, (2/3/2026).

Menurutnya, air got yang meluap diduga akibat saluran tersumbat setelah dilakukan penggalian.

Bau Menyengat Ganggu Aktivitas dan Picu Kecelakaan

Selain merusak jalan, kondisi ini menimbulkan aroma tak sedap yang mengganggu aktivitas warga dan roda perekonomian di sekitar lokasi.

“Bau, bau banget. Ganggu, macet lagi. Makanya, orang mau lewat juga susah karena macet. Konsumen mau ke toko juga jadi bingung dia. Jadi, malas,” keluh Dodi.

Ia menyebut bau dari genangan tersebut kerap masuk ke dalam minimarket karena terbawa alas kaki pengunjung.

“Pembeli juga kasihan di dalam toko, itu kan orang kalo menginjak (air got) dari luar masuk ke dalam, jadi bau sampe ke dalam,” katanya.

Tak hanya mengganggu kenyamanan, genangan air yang menutup jalan rusak juga dinilai membahayakan pengendara, terutama pada malam hari ketika kondisi jalan tidak terlihat jelas.

“Apalagi pernah ada yang jatuh juga ini di sini, pas malam-malam. Jalanan rusak tak keliatan, masalahnya licin juga, jatuh ke banjir ini. Dia yang naik motor tak mau turunkan kaki, soalnya kotor, bau,” ucapnya.

Hingga kini, pembatas proyek masih terpasang di lokasi dan genangan air got hitam belum sepenuhnya surut.