Pria Ditemukan Tewas dalam Rumah di Pesanggrahan, Polisi Temukan Luka Tembak di Kepala
HAIJAKARTA.ID – Kasus pria ditemukan tewas dalam rumah di Pesanggrahan menggegerkan warga Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Seorang pria paruh baya berinisial BAS (54) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jalan Deplu I RT 001 RW 03.
Polisi mengungkapkan korban ditemukan dengan luka tembak di bagian kepala. Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Kronologi Pria Ditemukan Tewas dalam Rumah di Pesanggrahan
Peristiwa pria ditemukan tewas dalam rumah di Pesanggrahan ini pertama kali diketahui warga pada Jumat (6/3/2026).
Kejadian bermula ketika seekor anjing milik warga sekitar terus menggonggong sejak pagi hari di sekitar rumah korban.
Salah seorang warga yang curiga kemudian mendekati rumah tersebut untuk memeriksa keadaan.
Dari arah kamar atau ruang kerja, saksi melihat bagian kaki seseorang yang diduga korban.
Setelah kembali ke lokasi usai melaksanakan salat Jumat, saksi kembali mengecek rumah tersebut.
Saat itulah korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan darah terlihat di bagian wajah dan kasur.
Mengetahui kejadian tersebut, warga kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian melalui layanan darurat.
Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam menjelaskan bahwa laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas yang kemudian datang ke lokasi kejadian.
Ia menyampaikan bahwa warga segera menghubungi kepolisian melalui layanan darurat 110 setelah mengetahui kondisi korban.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Autopsi
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan koordinasi dengan tim medis untuk memastikan penyebab kematian korban.
“Setelah proses pemeriksaan lokasi dilakukan, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan Rumah Sakit Polri guna melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana lain dalam kasus tersebut,” ujar Seala.
Polisi Temukan Senjata Api di Lokasi
Dalam proses olah TKP terkait kasus pria ditemukan tewas dalam rumah di Pesanggrahan, polisi juga menemukan sejumlah senjata di dalam rumah korban.
Petugas menemukan satu senjata api serta tiga unit airsoft gun yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.
Kapolsek Pesanggrahan menyebut bahwa pihaknya akan melakukan pengembangan terkait kepemilikan senjata tersebut.
Ia menuturkan bahwa kepolisian akan berkoordinasi dengan Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya, khususnya Subdit Handak, untuk menelusuri lebih lanjut asal-usul senjata yang ditemukan di lokasi kejadian.
“Dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa salah satu senjata yang ditemukan merupakan senjata api dengan kaliber 9 milimeter,” tambahnya.
Polisi juga memastikan bahwa senjata api tersebut tidak memiliki izin kepemilikan yang sah.
Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kepemilikan senjata tersebut serta kaitannya dengan kematian korban.
“Proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap secara jelas peristiwa pria ditemukan tewas dalam rumah di Pesanggrahan,” tutupnya.
Saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian BAS.
Aparat juga masih mendalami apakah terdapat unsur pidana lain dalam peristiwa tersebut.

