Viral Penampakan Pocong di Purbalingga Bikin Resah, Polisi: Editan Anak di Bawah Umur
HAIJAKARTA.ID – Media sosial dihebohkan dengan isu kemunculan pocong yang disebut berkeliaran di sejumlah wilayah Kabupaten Purbalingga. Informasi tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @infopurbalingga.id dan memicu keresahan warga.
Dalam unggahan yang beredar, disebutkan salah satu lokasi yang ramai dibicarakan berada di Desa Purbalingga Kidul, Kecamatan Purbalingga.
Akun tersebut turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Menanggapi video/foto yang sedang beredar di media sosial, terkait kemunculan pocong yang meresahkan masyarakat diimbau masyarakat tetap tenang, cek fakta sebelum menyebarkan informasi dan segera melapor jika ada hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar kepada pihak berwajib,” tulis akun tersebut, Selasa (26/5/2026).
Menanggapi viralnya kabar tersebut, Wakapolres Polres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo memastikan informasi kemunculan pocong itu merupakan hoaks.
“Bisa kami sampaikan bahwa isu pocong yang akhir-akhir ini marak di media sosial itu adalah hoaks,” kata Amjat.
Polisi Ungkap Foto Pocong Rekayasa Digital
Polisi menyebut pihaknya telah beberapa kali melakukan penelusuran ke lokasi yang disebut dalam unggahan viral tersebut, termasuk di wilayah Purbalingga Kidul. Dari hasil penyelidikan, foto pocong yang beredar diketahui merupakan hasil editan seorang anak di bawah umur.
“Telah dilaksanakan beberapa kali penelusuran di Purbalingga Kidul. Bahwa itu adalah hasil editan dari seorang anak yang masih di bawah umur,” jelas Amjat.
Dari hasil pemeriksaan, anak tersebut diketahui mengambil foto rumah milik tetangganya lalu mengedit gambar dengan menambahkan sosok pocong sebelum akhirnya diunggah ke media sosial dan menyebar luas.
“Anak tersebut mengambil foto rumah dari tetangganya kemudian diedit, lalu ditambahkan pocong,” katanya.
Polisi mengatakan persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan. Orang tua anak yang membuat editan foto juga diminta menyampaikan permintaan maaf kepada pemilik rumah yang dijadikan objek foto.
“Kami sudah sampaikan kepada orang tua dari anak tersebut untuk meminta maaf kepada tetangganya yang rumahnya diedit ada pocongnya,” ungkapnya.
Polisi Imbau Warga Tak Mudah Percaya Hoaks
Menurut pihak kepolisian, fenomena isu pocong viral bukan hanya terjadi di Purbalingga. Kasus serupa juga sempat muncul di sejumlah daerah lain seperti Kudus dan Bekasi hingga Depok.
“Memang sedang ramai tidak hanya di Purbalingga. Di beberapa tempat seperti Kudus dan Bekasi juga ada. Tapi ini bisa kami sampaikan adalah hoaks karena keisengan anak-anak,” terangnya.
Polisi pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Warga diminta tetap tenang dan tidak terpancing rasa takut berlebihan akibat unggahan viral di media sosial.
“Kami mengimbau kepada warga masyarakat Purbalingga untuk tidak termakan isu tersebut,” katanya.
Selain itu, polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal yang bisa memanfaatkan situasi kepanikan warga.
“Jangan sampai lengah. Jangan sampai nanti ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ketika kita takut kemudian lengah, malah terjadi tindak pidana lain seperti pencurian dan lain-lain,” pungkasnya.

