Plaza Senayan dan Senayan City Direncanakan Bangun Jalur Penghubung Bawah Tanah, Lebih Ramah Bagi Pejalan Kaki!
HAIJAKARTA.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun jalur penghubung bawah tanah (underground pedestrian tunnel) yang menghubungkan Plaza Senayan dengan Senayan City.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antar kawasan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi pejalan kaki.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan keberadaan jalur bawah tanah tersebut diharapkan memudahkan masyarakat yang ingin berpindah dari satu pusat perbelanjaan ke pusat perbelanjaan lainnya tanpa harus menyeberangi jalan raya yang padat kendaraan.
Tingkatkan Konektivitas Kawasan Senayan
Menurut Pramono, selama bertahun-tahun kedua mal yang berada di kawasan Senayan itu belum memiliki akses penghubung langsung.
Kondisi tersebut dinilai kurang ideal mengingat jarak keduanya sangat berdekatan dan sama-sama menjadi destinasi masyarakat.
Ia menyebut belum terwujudnya konektivitas tersebut dipengaruhi oleh belum adanya kesepakatan antara masing-masing pengelola.
Karena itu, Pemprov DKI kini mendorong kedua belah pihak agar segera merealisasikan pembangunan jalur bawah tanah demi kepentingan bersama.
Permudah Mobilitas dan Kurangi Kemacetan
Pramono menilai konektivitas antara Plaza Senayan dan Senayan City tidak hanya menguntungkan pengunjung, tetapi juga berdampak positif terhadap pengaturan lalu lintas di kawasan Senayan.
Dengan adanya akses bawah tanah, pengunjung dapat berpindah lokasi dengan lebih aman dan nyaman tanpa harus menyeberangi jalan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi gangguan terhadap arus kendaraan sekaligus mendukung konsep kawasan yang lebih terintegrasi.
Selain meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, pembangunan jalur penghubung juga dinilai sejalan dengan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat infrastruktur transportasi dan mobilitas perkotaan yang berorientasi pada pejalan kaki.
Pemprov Siapkan Langkah Jika Tak Ada Kesepakatan
Pramono juga mengungkapkan bahwa Pemprov DKI telah menyiapkan langkah apabila kedua pengelola pusat perbelanjaan tidak segera mencapai kesepakatan.
Menurutnya, pemerintah dapat mempertimbangkan penyesuaian tarif pajak sebagai bentuk dorongan agar kedua pihak bersedia bernegosiasi dan merealisasikan pembangunan jalur penghubung tersebut.
Ia menilai keberadaan akses bawah tanah akan memberikan manfaat bagi semua pihak, baik pengelola pusat perbelanjaan, pengunjung, maupun pengguna jalan di sekitar kawasan Senayan.
Dukung Konsep Kota yang Ramah Pejalan Kaki
Rencana pembangunan jalur bawah tanah antara Plaza Senayan dan Senayan City menjadi salah satu bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan kawasan perkotaan yang lebih terhubung.
Integrasi antarbangunan di kawasan strategis dinilai mampu meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi untuk perpindahan jarak pendek.
Apabila terealisasi, jalur bawah tanah tersebut akan menjadi akses langsung yang menghubungkan dua pusat perbelanjaan terbesar di kawasan Senayan dan diharapkan menjadi contoh pengembangan konektivitas kawasan di Jakarta pada masa mendatang.

