Banjir dan Hujan Ekstrem Diprediksi Melanda Jakarta Februari 2027, Pemprov DKI Percepat Normalisasi Sungai!


HAIJAKARTA.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mempercepat berbagai upaya penanganan banjir menjelang puncak musim hujan 2026/2027.
Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah mempercepat normalisasi sejumlah sungai guna mengantisipasi meningkatnya potensi genangan hingga banjir di wilayah Ibu Kota.
Langkah tersebut dilakukan menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan curah hujan tertinggi di Jakarta berpotensi terjadi pada Februari 2027.
Bahkan, hujan dengan intensitas ekstrem diperkirakan dapat terjadi dan meningkatkan risiko banjir apabila kapasitas sungai maupun saluran drainase tidak mampu menampung debit air.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi dengan mengintensifkan pengerjaan normalisasi sungai di sejumlah titik.
Menurutnya, potensi hujan lebat dalam waktu relatif singkat perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan peningkatan volume air secara cepat.
Berdasarkan informasi prakiraan BMKG, Februari 2027 diperkirakan menjadi periode dengan curah hujan tertinggi di Jakarta.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemprov DKI agar berbagai pekerjaan infrastruktur pengendalian banjir dapat diselesaikan sebelum memasuki puncak musim hujan.
"Hal yang berkaitan dengan antisipasi banjir dari laporan BMKG, diperkirakan curah hujan tertinggi pada bulan Februari dan akan ada curah hujan yang ekstrem," ujar Pramono Anung.
Sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko banjir, Pemprov DKI Jakarta menggenjot normalisasi sejumlah aliran sungai yang dinilai penting dalam sistem pengendalian banjir Ibu Kota.
Beberapa sungai yang menjadi sasaran percepatan pengerjaan meliputi Sungai Ciliwung, Angke, Krukut, hingga Cakung Lama.
Normalisasi dilakukan untuk mendukung peningkatan kapasitas aliran sungai sehingga dapat menampung dan mengalirkan debit air lebih optimal ketika hujan deras mengguyur Jakarta.
Pramono menegaskan, pengerjaan normalisasi akan terus dilanjutkan hingga Desember 2026.
Pemerintah daerah menargetkan berbagai pekerjaan tersebut dapat memberikan hasil maksimal sebelum intensitas hujan meningkat pada Januari dan mencapai puncaknya pada Februari 2027.
"Selama sampai dengan bulan Desember, Pemerintah DKI Jakarta akan terus melakukan normalisasi sungai-sungai yang ada, apakah itu Ciliwung, Angke, Krukut, Cakung Lama, dan sebagainya akan kita kebut," ungkapnya.
Ia berharap percepatan pekerjaan tersebut dapat membantu mengurangi potensi banjir ketika Jakarta memasuki periode curah hujan tinggi.
Dengan demikian, aliran air di sejumlah sungai diharapkan dapat lebih terkendali saat menerima tambahan debit akibat hujan ekstrem.
Percepatan normalisasi sungai menjadi salah satu bagian dari langkah Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi ancaman banjir pada musim hujan mendatang.
Waktu pengerjaan hingga akhir 2026 dinilai penting agar upaya pengendalian banjir sudah berjalan sebelum memasuki periode hujan dengan intensitas lebih tinggi.
Selain normalisasi sungai, kapasitas saluran drainase juga menjadi aspek penting dalam mengurangi risiko genangan.
Sebab, tingginya curah hujan dalam durasi singkat dapat membuat air lebih cepat terkumpul apabila sistem pengaliran tidak berfungsi secara optimal.
Pemprov DKI Jakarta berharap berbagai langkah antisipasi yang dilakukan sejak dini dapat meminimalkan dampak hujan ekstrem terhadap aktivitas masyarakat.
Terlebih, banjir tidak hanya berpotensi mengganggu mobilitas warga, tetapi juga dapat berdampak terhadap kegiatan ekonomi, fasilitas umum, hingga lingkungan permukiman.
Dengan percepatan normalisasi sungai Ciliwung, Angke, Krukut, dan Cakung Lama, Pemprov DKI berupaya meningkatkan kesiapan Jakarta menghadapi puncak musim hujan pada Februari 2027.
Masyarakat pun diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca serta memperhatikan informasi peringatan dini dari BMKG, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi berpotensi terjadi di wilayah Jakarta.
Rangkuman AI sedang dibuat…