Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- BRI buka akses pinjaman non-KUR untuk guru bersertifikat pada maret 2026.

Program ini menawarkan akses pinjaman dengan plafon yang cukup besar serta skema pengajuan yang relatif mudah bagi para guru.

Program pembiayaan tersebut menjadi alternatif menarik bagi tenaga pendidik yang membutuhkan dana tambahan, baik untuk kebutuhan pribadi, pendidikan keluarga, renovasi rumah, maupun keperluan produktif lainnya.

Salah satu keunggulan utama dari program ini adalah pengajuan pinjaman yang tidak mensyaratkan jaminan fisik atau agunan, sehingga prosesnya lebih sederhana dibandingkan kredit konvensional.

Plafon Pinjaman Hingga Rp400 Juta

Dalam skema yang ditawarkan, guru bersertifikat berpeluang memperoleh plafon pinjaman hingga Rp400 juta.

Namun, besaran kredit yang disetujui tetap bergantung pada hasil analisis kelayakan dari pihak bank.

Pihak bank akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi finansial pemohon sebelum menentukan jumlah pinjaman yang dapat diberikan.

Beberapa faktor yang biasanya menjadi pertimbangan antara lain riwayat kredit, kemampuan pembayaran, serta sistem penyaluran gaji melalui rekening BRI.

Program ini terbuka bagi berbagai kategori tenaga pendidik yang telah memiliki sertifikat pendidik, termasuk guru ASN, guru PPPK, maupun guru yang bekerja di lembaga pendidikan swasta atau yayasan.

Selama memenuhi persyaratan administratif dan dinilai memiliki kemampuan membayar cicilan, mereka memiliki peluang untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan ini.

Persyaratan Umum Pengajuan Kredit

Agar pengajuan kredit memiliki peluang lebih besar untuk disetujui, terdapat sejumlah indikator yang umumnya menjadi perhatian pihak bank dalam proses penilaian kredit.

Beberapa kriteria yang biasanya diperhitungkan antara lain:

  • Penghasilan tetap minimal sekitar Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan
  • Masa kerja minimal dua tahun atau lebih
  • Riwayat kredit yang bersih berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui sistem SLIK OJK

Penyaluran gaji melalui rekening BRI (sistem payroll)

Selain itu, bank juga akan memperhitungkan rasio cicilan terhadap penghasilan pemohon.

Umumnya, total kewajiban cicilan disarankan tidak melebihi 35–40 persen dari pendapatan bersih bulanan.

Jika rasio tersebut masih berada dalam batas aman, maka peluang persetujuan kredit biasanya lebih besar.

Tenor Pinjaman Fleksibel

Salah satu daya tarik dari program BRIGuna Karya Non-KUR ini adalah fleksibilitas tenor pinjaman yang dapat disesuaikan dengan kemampuan pembayaran nasabah.

Dalam beberapa skema, masa cicilan dapat mencapai hingga lima tahun. Dengan tenor yang relatif panjang, cicilan bulanan menjadi lebih ringan sehingga dapat menyesuaikan dengan kondisi finansial para guru.

Hal ini juga memberi ruang bagi peminjam untuk mengatur perencanaan keuangan secara lebih stabil.

Alternatif Pembiayaan bagi Guru

Program pinjaman ini menjadi bagian dari upaya perbankan dalam memberikan akses pembiayaan yang lebih luas bagi tenaga pendidik.

Guru yang telah memiliki sertifikat pendidik dinilai memiliki sumber penghasilan yang relatif stabil sehingga dianggap memiliki profil risiko yang lebih terukur bagi lembaga keuangan.

Selain itu, keberadaan fasilitas kredit khusus bagi guru juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik serta mendukung berbagai kebutuhan finansial mereka di luar penghasilan rutin yang diterima setiap bulan.

Seiring meningkatnya kebutuhan ekonomi masyarakat, berbagai skema pembiayaan seperti BRIGuna Karya Non-KUR diharapkan dapat menjadi solusi bagi tenaga pendidik yang memerlukan dana tambahan dengan proses yang lebih mudah dan fleksibel.