Car Free Day Jakarta 22 Maret 2026 Ditiadakan, Bertepatan Libur Lebaran!
HAIJAKARTA.ID- Car Free Day Jakarta 22 Maret 2026 ditiadakan, kebijakan ini diambil karena tanggal tersebut bertepatan dengan rangkaian libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram Dishub DKI Jakarta. Dalam pengumuman tersebut dijelaskan bahwa penghentian sementara kegiatan CFD dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian aktivitas masyarakat selama masa libur panjang Lebaran.
Biasanya, kegiatan Car Free Day digelar setiap Minggu pagi di sejumlah ruas jalan protokol Jakarta, terutama di kawasan Jalan MH Thamrin hingga Jalan Sudirman, yang juga dikenal sebagai lokasi favorit masyarakat untuk berolahraga dan rekreasi akhir pekan.
Namun, pada 22 Maret 2026, kegiatan tersebut ditiadakan karena bertepatan dengan hari libur nasional Idul Fitri serta cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah.
Jadwal Libur Lebaran 2026
Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama tahun 2026, termasuk periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Berikut rincian jadwalnya:
- Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
- Sabtu, 21 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri 1447 H
- Minggu, 22 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri 1447 H
- Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
- Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
Selain itu, periode libur Lebaran tahun 2026 juga berdekatan dengan peringatan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, sehingga masyarakat berpotensi menikmati masa libur yang lebih panjang.
Rangkaian libur panjang tersebut dimulai dari:
- Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Nyepi
- Kamis, 19 Maret 2026: Hari Raya Nyepi
- Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
- Sabtu, 21 Maret 2026: Idul Fitri
- Minggu, 22 Maret 2026: Idul Fitri
- Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
- Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
Dengan demikian, masyarakat berpotensi menikmati libur panjang selama hampir satu pekan, yang diperkirakan akan meningkatkan mobilitas perjalanan mudik dan wisata.
Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
Sementara itu, Kepolisian Republik Indonesia memperkirakan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa prediksi tersebut berkaitan dengan kebijakan pemerintah yang memungkinkan sebagian pekerja melakukan Work From Anywhere (WFA) menjelang Lebaran.
Menurutnya, puncak arus mudik pertama diperkirakan terjadi pada:
- 14–15 Maret 2026
Sedangkan puncak arus mudik gelombang kedua diprediksi berlangsung pada:
- 18–19 Maret 2026
Adanya dua gelombang mudik ini dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas yang biasanya terjadi menjelang Lebaran.
Prediksi Puncak Arus Balik
Selain arus mudik, kepolisian juga memprediksi puncak arus balik Lebaran akan berlangsung dalam dua periode.
Perkiraannya adalah:
- 24–25 Maret 2026 sebagai puncak arus balik pertama
- 28–29 Maret 2026 sebagai puncak arus balik kedua
Pemerintah dan aparat keamanan pun telah menyiapkan berbagai strategi pengaturan lalu lintas serta pengamanan di sejumlah jalur mudik guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.
Penyesuaian Aktivitas di Jakarta Selama Libur Lebaran
Ditiadakannya kegiatan Car Free Day pada 22 Maret 2026 menjadi salah satu bentuk penyesuaian aktivitas publik selama periode libur Lebaran.
Selain untuk menyesuaikan dengan kondisi libur nasional, kebijakan ini juga mempertimbangkan kemungkinan berkurangnya aktivitas masyarakat di Jakarta karena banyak warga yang melakukan perjalanan mudik ke daerah asal.
Meski demikian, kegiatan CFD di Jakarta diperkirakan akan kembali berlangsung normal pada pekan berikutnya setelah masa libur Lebaran berakhir.
