Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Taman Penitipan Anak (TPA) atau daycare kini menjadi solusi bagi orang tua yang sama-sama bekerja.

Meski demikian, kekhawatiran soal keamanan dan kualitas pengasuhan masih menjadi perhatian utama.

Oleh karena itu, memahami cara memilih daycare yang aman menjadi hal penting sebelum menitipkan anak.

Fenomena daycare ilegal juga masih ditemukan di berbagai daerah. Di Yogyakarta, misalnya, pemerintah setempat menemukan puluhan daycare yang belum memiliki izin resmi.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendataan dan pengawasan.

Ia menyebut jumlah daycare berizin dan tidak berizin masih bisa berubah seiring audit yang berjalan.

“Per hari ini ditemukan 37 daycare sudah memiliki izin, sementara 33 lainnya belum mengantongi izin. Ke depan, semuanya akan diaudit dan jumlah itu masih berpotensi bertambah,” ujarnya di Polresta Yogyakarta, Senin (27/4).

Ribuan Daycare di Indonesia Dikelola Swasta

Secara nasional, jumlah daycare di Indonesia mencapai 2.593 unit.

Dari angka tersebut, mayoritas atau sebanyak 2.563 dikelola oleh pihak swasta, sedangkan hanya 30 daycare yang dikelola pemerintah.

Banyaknya pilihan membuat orang tua perlu lebih selektif. Salah satu cara memilih daycare yang aman adalah dengan memastikan legalitasnya melalui portal resmi pemerintah.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyediakan portal Sekolah Kita yang dapat diakses secara online.

Melalui platform ini, orang tua bisa mengecek data daycare berdasarkan nama atau Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

Cara Memilih Daycare Resmi dan Aman

Sebagai bagian dari cara memilih daycare yang aman, berikut langkah yang bisa dilakukan melalui portal Sekolah Kita:

1. Gunakan Fitur Pencarian

Masukkan nama daycare atau NPSN pada kolom pencarian untuk mengetahui status legalitasnya.

2. Manfaatkan Filter Data

Pilih bentuk pendidikan “TPA” lalu tentukan wilayah kota atau kabupaten sesuai kebutuhan.

3. Cek Informasi Detail

Informasi yang tersedia meliputi:

  • Jumlah guru dan siswa
  • Akreditasi
  • Status sekolah
  • Profil lembaga

4. Bandingkan Daycare

Gunakan fitur “sandingkan” untuk membandingkan dua daycare sekaligus sebelum mengambil keputusan.

Karena bersumber dari portal resmi pemerintah, data yang ditampilkan dapat dijadikan acuan terpercaya dalam menentukan pilihan.

Hal Penting dalam Memilih Daycare

Memahami aspek teknis juga termasuk dalam cara memilih daycare yang aman. Berdasarkan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan TPA dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Jenis Layanan Daycare

  • Full day: berlangsung dari pagi hingga sore (sekitar 07.00–17.00)
  • Half day: setengah hari (pagi atau siang)
  • Temporer: sesuai kebutuhan tertentu

Lokasi Penyelenggaraan

Daycare bisa berada di berbagai tempat seperti perumahan, kantor, pusat perbelanjaan, hingga rumah sakit.

Kurikulum dan Metode Belajar

Daycare menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) PAUD dengan pendekatan belajar sambil bermain yang disesuaikan dengan perkembangan anak.

Rasio Pengasuh dan Anak Jadi Penentu Utama

Salah satu indikator penting dalam cara memilih daycare yang aman adalah rasio antara pengasuh dan anak.

Pemerintah telah mengatur standar ini dalam Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014:

  • Usia 0-2 tahun: 1 pengasuh untuk 4 anak
  • Usia 2-4 tahun: 1 pengasuh untuk 8 anak
  • Usia 4-6 tahun: 1 pengasuh untuk 15 anak

Rasio ini penting untuk memastikan setiap anak mendapatkan perhatian yang optimal sesuai kebutuhannya.

Setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda sesuai usia dan tahap perkembangannya.

Oleh sebab itu, orang tua tidak bisa sembarangan dalam memilih tempat penitipan.

Dengan memahami cara memilih daycare yang aman, mulai dari legalitas, kurikulum, hingga rasio pengasuh, risiko yang mungkin terjadi dapat diminimalkan.