D'MASIV Alihkan Promotor Tur Asia dari RANS Entertainment ke Antara Suara, Ini Alasannya!


HAIJAKARTA.ID- Grup musik D'MASIV mengambil langkah dengan mengalihkan penyelenggaraan rangkaian tur Asia bertajuk Home Run Asia dari RANS Entertainment kepada Antara Suara.
Keputusan tersebut dilakukan di tengah ramainya seruan boikot terhadap Raffi Ahmad dan perusahaan hiburannya, RANS Entertainment, di media sosial.
Pengalihan tanggung jawab promotor ini telah dikonfirmasi langsung oleh pihak Antara Suara.
Perusahaan tersebut menyatakan kini mengambil alih sepenuhnya posisi promotor utama untuk penyelenggaraan sisa rangkaian konser D'MASIV di sejumlah negara Asia.
Melalui keterangan yang disampaikan di akun resminya, Antara Suara menjelaskan bahwa sebelumnya RANS Entertainment memang menjadi promotor konser D'MASIV Home Run Asia.
Namun, perubahan mulai diberlakukan sejak penyelenggaraan konser di Hong Kong. Dengan demikian, seluruh aspek penyelenggaraan konser berikutnya kini berada di bawah koordinasi Antara Suara sebagai promotor utama.
"Betul semula RANS adalah promotor konser D'MASIV Home Run Asia. Namun mulai dari penyelenggaraan Hong Kong kemarin, Antara Suara udah ambil alih penuh sebagai promotor utama atas aspek penyelenggaraan konser," tulis Antara Suara dalam keterangannya.
Meski terjadi perubahan pihak promotor, rangkaian tur Asia D'MASIV tetap dijadwalkan berlanjut sesuai agenda yang telah diumumkan.
Berikut jadwal konser Home Run Asia yang masih akan berlangsung:
Konser di Jakarta nantinya menjadi agenda terakhir dalam perjalanan tur Home Run Asia yang membawa D'MASIV menyapa para penggemarnya di sejumlah negara.
RANS Entertainment Jadi Sorotan Usai Acara Deklarasi Sumpah Pemuda
Sebelumnya, Raffi Ahmad dan RANS Entertainment menjadi perhatian publik setelah kehadiran mereka dalam kegiatan Deklarasi Sumpah Pemuda yang digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada 29 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menuai kritik dan perbincangan di tengah masyarakat. Salah satu persoalan yang mencuat adalah dugaan keterlibatan mahasiswa bayaran dalam acara tersebut.
Kontroversi itu kemudian memicu gelombang kritik hingga seruan boikot terhadap Raffi Ahmad dan RANS Entertainment di berbagai platform media sosial.
Menanggapi polemik yang berkembang, Raffi Ahmad telah menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada masyarakat.
Meski demikian, respons negatif dan ajakan boikot masih terus bermunculan.
Pengalihan promotor tur D'MASIV ini pun menjadi perkembangan terbaru di tengah situasi tersebut.
Namun, berdasarkan keterangan Antara Suara, perubahan pengelola promotor mulai berlaku sejak konser Hong Kong, tanpa penjelasan lebih lanjut mengenai alasan resmi pengalihan yang dikaitkan langsung dengan seruan boikot.
Rangkuman AI sedang dibuat…