sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Seorang mahasiswi Universitas Padjajaran menjadi korban aksi begal di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Peristiwa yang terjadi pada Selasa, (12/5/2026) malam itu viral di media sosial setelah rekaman CCTV saat kejadian beredar luas.

Detik-detik Mahasiswi Unpad Dibegal hingga Dilindas Motor di Jatinangor

Dalam video yang beredar di media sosial dilihat oleh haijakarta.id pada Kamis, (14/5/2026) korban terlihat berlari ketakutan di sebuah gang sempit di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, sambil dikejar seorang pria menggunakan sepeda motor.

Situasi semakin mencekam ketika korban terjatuh di jalan dan pelaku justru melindas korban menggunakan sepeda motornya sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.43 WIB di kawasan Gang Mawar 5, Jatinangor. Warga sekitar mengaku sempat mendengar teriakan keras korban sebelum akhirnya mengetahui terjadi aksi kriminalitas.

Dalam unggahan video dijelaskan, salah seorang mahasiswa yang tinggal di sekitar lokasi mengungkapkan bahwa warga awalnya mengira suara teriakan berasal dari anak kecil.

Namun, setelah keluar kos, warga melihat situasi sudah ramai dan mengetahui ada perempuan yang menjadi korban begal di sertai dugaan kekerasan seksual.

“Di gang itu ada CCTV dan jelas banget adeganggya, tapi pelaku pakai helm. Setelah korban teriak dan jatuh, pelaku mau kabur lalu melindas korban sampai kaki korban berdarah,” tulis keterangan yang beredar di media sosial.

Pelaku Masih Diburu

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sumedang, Tanwin Nopiansah, membenarkan adanya kejadian tersebut dan memastikan korban merupakan mahasiswi Unpad Jatinangor.

“Iya benar, ada kejadian itu dan korbannya mahasiswi Unpad Jatinangor,” kata Tanwin, Kamis (14/5/2026).

Meski korban belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian, Polres Sumedang tetap melakukan penyelidikan awal untuk mengungkap identitas pelaku berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Kami sudah melakukan cek TKP, dan melakukan penyelidikan awal untuk mengungkap identitas pelaku. saat ini masih dalam penyelidikan,” katanya.

Kasus ini memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan di kawasan Jatinangor yang dikenal sebagai daerah pendidikan dengan aktivitas mahasiswa cukup tinggi, terutama pada malam hari.

Polisi Imbau Mahasiswa Waspada Saat Melintas di Lokasi Sepi

Pihak kepolisian mengimbau mahasiswa dan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya saat bepergian sendiri di tempat sepi.

Tanwin meminta masyarakat menghindari lokasi minim penerangan dan tidak memperlihatkan barang berharga secaraa mencolok yang dapat memancing aksi kejahatan.

“Tetap waspada dengan berbagai potensi aksi kejahatan. Hindari tempat sepi apabila bepergian sendiri, jangan memperlihatkan barang-barang mewah yang gampang diambil sehingga menimbulkan niat bagi pelaku untuk melakukan kejahatan,” katanya.

Polisi juga meminta maasyarakat segera melapor apabila menjadi korban tindak kriminal melalui kantor polisi terdekat atau call center 110.

“Apabila menjadi korban kejahatan, silahkan melapor ke kantor polisi terdekat atau minta tolong ke masyarakat dan telepon ke call center kepolisiam 110 bebas pulsa dan respons cepat,” pungkasnya.

Reaksi Warganet

Viralnya video kejadian tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan pelaku dan berharap polisi segera menangkap pelaku.

“Normalisasikan teriak maling dengan orang-orang yang melakukan kekerasan seksual,” tulis akun @ghafa***

“Cek CCTV di sekitar rumah gang itu siapa tahu lebih jelas kelihatan. Tidak aman zaman sekarang,” tulis akun @dap***

Sementara akun lainnya juga mengungkapkan rasa prihatin terhadap korban.

“Astaghfirullahalazim, jahat banget tuh orang. Semoga cepat ketangkep,” tulis akun @keke.f***