Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID –  Seluruh armada Transjakarta akan gratis selama lebaran 2026 dan akan beroprasi dengan penyesuaian jam layanan pada hari pertama Idul Fitri.

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan kebijakan tarif nol rupiah ini berlaku saat peraayaan lebaran, sementara operasional di hari H diperkirakan dimulai lebih siang, sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.

Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza menjelaskan penyesuaian jam oprasional dilakukan berdasarkan pengalaman pada hari besar keagamaan sebelumnya, sekaligus memberi kesempatan kepada pramudi dan karyawan untuk menjalankan shalat Eid dan bersilaturahmi dengan keluarga.

“Belajar dari pengalaman kita melayani di hari-hari besar, biasanya pada saat hari H Lebaran, itu kita menyesuaikan jam operasional. Untuk memberikan kesempatan kepada semua karyawan, terutama teman-teman pramudi, juga untuk bisa menjalankan shalat Idul Fitri,” kata Welfizon di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Ia menambahkan, aktivitas warga umumnya meningkat menjelang siang setelah shalat Eid dan bersilaturahmi.

“Jadi kita mulai operasi kita perkirakan mungkin jam 09.00 atau jam 10.00. Biasanya silaturahmi mulai jam 10.00 atau bahkan setelah Zuhur. Jadi nanti kita akan sesuaikan jam operasionalnya,” katanya.

Jam Operasional Transjakarta Saat Lebaran 2026

Pada hari pertama Lebaran, layanan Transjakarta tidak beroperasi sejak pagi buta seperti biasanya. Armada baru akan mulai melayani penumpang sekitar pukul 09.00–10.00 WIB.

Penyesuaian tersebut dilakukan karena sebagian besar pramudi dan petugas menjalankan salat Idul Fitri di lingkungan masing-masing. Setelah itu, layanan akan kembali normal dengan penguatan armada di sejumlah titik strategis.

Armada Diperkuat ke Destinasi Wisata Favorit

Selain perubahan jadwal, Transjakarta juga menyiapkan penambahan armada ke sejumlah lokasi wisata yang diprediksi ramai selama libur Lebaran terutama pada hari pertama, seperti Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Margasatwa Ragunan, hingga Pantai Indah Kapuk (PIK).

“Ini adalah rute-rute yang mungkin kita akan perkuat armadanya,” ucapnya.

Transjakarta juga mengkaji peningkatan layanan pada rute TransJabodetabek seperti Alam Sutera dan Bogor, dengan penyesuaian jumlah armada berdasarkan kebutuhan dan tingkat permintaan penumpang.

“Kita akan lihat demand-nya dan nanti kita akan sesuaikan jumlah armadanya sesuai dengan kebutuhan,” jelas Welfizon.

Terkait tarif, ia juga menyebut jika layanan Transjakarta akan digratiskan saat Lebaran 2026.

“Lebaran kemarin pada saat acara Ramadhan Festival, Pak Gubernur sudah sampaikan akan digratiskan. Jadi nanti kita tinggal tunggu pengumumannya apakah berapa hari, nanti tanggal berapa, nanti kita lihat,” ujarnya.

Meski digratiskan, sistem pembayaran tetap mencatat transaksi sebesar Rp1 pada kartu elektronik untuk kebutuhan teknis.

“Rp0 secara teknologi harus ada nilai rupiah yang ditransfer dari kartu. Makanya dikonversi menjadi Rp1,” ungkap Welfizon.