LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditargetkan Diresmikan September 2026, Waktu Tempuh Cuma 28 Menit!
HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi warga Jakarta yang menantikan perluasan layanan transportasi publik.
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai ditargetkan dapat diresmikan pada September 2026 setelah sebelumnya mengalami penundaan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan harapan agar peresmian rute tersebut dapat dilakukan dalam bulan ini.
Menurutnya, berbagai persiapan utama untuk mendukung pengoperasian LRT telah berada pada tahap akhir.
Pramono mengatakan sistem persinyalan dan infrastruktur perkeretaapian pada rute Kelapa Gading-Manggarai pada dasarnya telah siap.
Pemprov DKI juga terus melakukan penataan kawasan di sekitar jalur LRT, termasuk area di bawah lintasan.
“Harapan saya peresmian mudah-mudahan bisa diadakan pada bulan September ini,” ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
Uji Coba Kembali Dilakukan
Sebelum menuju tahap peresmian, LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai kembali menjalani uji coba operasional.
Uji coba tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan perjalanan sebelum layanan dibuka secara resmi bagi masyarakat.
Dalam pengujian, perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai tercatat membutuhkan waktu sekitar 28 menit.
Uji coba operasional sebelumnya dilakukan pada Kamis (10/9/2026). Pada tahap tersebut, LRT menjalankan perjalanan pulang-pergi menggunakan dua rangkaian kereta.
Kecepatan maksimum yang digunakan dalam uji coba tercatat mencapai sekitar 40 kilometer per jam.
Waktu tempuh sekitar 28 menit tersebut menjadi salah satu daya tarik dari perpanjangan layanan LRT Jakarta.
Dengan terhubungnya jalur hingga Manggarai, masyarakat dari kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Timur akan memiliki pilihan perjalanan menggunakan transportasi berbasis rel menuju salah satu kawasan transit penting di Jakarta.
Konektivitas dengan TransJakarta Disiapkan
Selain memastikan kesiapan sistem LRT, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan integrasi dengan moda transportasi lainnya.
Pramono menyebut konektivitas antara LRT Jakarta dan TransJakarta di sejumlah stasiun telah dipersiapkan.
Integrasi tersebut diharapkan membuat perjalanan warga menjadi lebih praktis karena penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan moda transportasi umum lainnya.
Penataan kawasan di bawah lintasan LRT juga mulai dilakukan, termasuk rencana penghijauan dan pembenahan ruang di sekitar jalur.
Dengan demikian, persiapan pengoperasian tidak hanya menyangkut kereta dan sistem persinyalan, tetapi juga lingkungan pendukung di sekitar stasiun dan lintasan.
Peresmian Sempat Tertunda
Rencana pengoperasian LRT Kelapa Gading-Manggarai sebelumnya sempat mengalami penundaan.
Karena itu, target peresmian pada September 2026 kini menjadi salah satu agenda yang ditunggu masyarakat.
Pemprov DKI memastikan kesiapan infrastruktur menjadi perhatian utama sebelum layanan tersebut benar-benar dibuka secara penuh.
Pemerintah juga terus melakukan penyempurnaan pada sejumlah fasilitas pendukung agar operasional LRT dapat berjalan optimal.
LRT Manggarai-Dukuh Atas Ikut Disiapkan
Tak berhenti di Manggarai, Pemprov DKI juga mulai menyiapkan kelanjutan pembangunan jalur LRT menuju Dukuh Atas.
Pramono menyebut pembangunan jalur Manggarai-Dukuh Atas memiliki panjang sekitar 2,1 kilometer dan sudah dapat mulai dikerjakan karena anggarannya telah disiapkan melalui APBD DKI Jakarta.
Nilai anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan lanjutan tersebut mencapai lebih dari Rp600 miliar.
Jika pengembangan tersebut terealisasi, jaringan LRT Jakarta diharapkan semakin terhubung dengan kawasan pusat aktivitas dan simpul transportasi utama.
Kehadiran rute Kelapa Gading-Manggarai sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi di Jakarta.
Untuk saat ini, masyarakat masih perlu menunggu jadwal resmi peresmian dan pembukaan layanan kepada penumpang.
Pemprov DKI menargetkan momentum tersebut dapat terlaksana pada September 2026.
