Monitoring Pintu Air Cengkareng Barat Diperketat, Tekan Genangan Masuk di Permukiman
HAIJAKARTA.ID – Dalam upaya menghindari genangan masuk ke pemukiman warga, pihak Pemerintah Kelurahan Cengkareng Barat mulai melakukan pengawasan pintu air di wilayah RW 03 dan RW 06.
Lokasi ini tepatnya di Jalan Syekh Junaid Al Batawi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Pemerintah telah melakukan strategi pengendalian genangan serta peningkatan sistem drainase di kawasan permukiman padat penduduk.
Monitoring Pintu Air Cengkareng Barat
Kasi Ekonomi Pembangunan Kelurahan Cengkareng Barat, Rafli Firdaus, menjelaskan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan proses pembangunan pintu air berjalan sesuai rencana serta memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.
“Monitoring ini bertujuan memastikan pekerjaan pembuatan pintu air berjalan optimal dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi genangan saat musim hujan,” ujar Rafli.
Ia menambahkan, pengawasan dilakukan secara langsung di lapangan guna memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan maksimal dan tepat waktu.
Strategi Pengendalian Genangan di Cengkareng Barat
Menurut Rafli, pembangunan pintu air di dua titik tersebut merupakan langkah strategis dalam mengatur aliran air di wilayah yang kerap terdampak genangan.
“Pembuatan pintu air di dua titik ini merupakan langkah strategis dalam mengatur aliran air di wilayah yang kerap terdampak genangan,” jelasnya.
“Dengan adanya pintu air, debit air diharapkan dapat dikendalikan sehingga tidak meluap ke permukiman warga,” katanya.
Selain itu, pihak kelurahan juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan sistem drainase dapat terintegrasi dengan baik.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar integrasi sistem drainase berjalan efektif,” ungkap Rafli.
Rafli menegaskan bahwa keberhasilan fungsi pintu air tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran air.
“Peran warga sangat penting, terutama dalam menjaga saluran tetap bersih dari sampah agar aliran air tidak terhambat,” tegasnya.
Monitoring pembangunan pintu air Cengkareng Barat ini akan dilakukan secara berkala hingga proses pengerjaan selesai. Pemerintah kelurahan berharap keberadaan pintu air tersebut dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi potensi banjir serta meningkatkan kenyamanan lingkungan bagi warga sekitar.
