HAIJAKARTA.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada marbot masjid sekaligus mendukung peningkatan fasilitas rumah ibadah melalui program pemberangkatan umrah dan penyaluran bantuan perangkat sound system.

Dalam program tersebut, sebanyak 44 marbot yang mewakili 44 kecamatan di Jakarta diberangkatkan untuk menjalankan ibadah umrah, sementara 125 masjid memperoleh bantuan perangkat audio dengan total anggaran mencapai Rp5 miliar.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas keberangkatan para marbot dan menyerahkan bantuan perangkat sound system secara simbolis dalam acara yang berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Program ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kontribusi marbot dan pegiat keagamaan dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, serta kesiapan masjid sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan bahwa kehidupan keagamaan di Jakarta berjalan dengan baik berkat peran berbagai pihak, termasuk para pengurus dan marbot masjid.

Menurutnya, mereka turut menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang sejuk, tenteram, dan harmonis.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para marbot yang selama ini menjalankan tugas di lingkungan masjid.

Peran mereka dinilai penting dalam memastikan rumah ibadah tetap bersih, nyaman, dan siap digunakan oleh masyarakat untuk beribadah maupun mengikuti kegiatan keagamaan.

44 Marbot Wakili Kecamatan se-Jakarta untuk Umrah

Dalam program pemberangkatan umrah tersebut, sebanyak 46 orang dijadwalkan berangkat, terdiri atas 44 marbot yang mewakili 44 kecamatan di wilayah DKI Jakarta dan dua orang pendamping.

Pemberian kesempatan menjalankan ibadah umrah ini merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian para marbot yang sehari-hari turut menjaga operasional dan kebersihan masjid.

Keberadaan marbot kerap menjadi bagian penting dalam aktivitas rumah ibadah.

Selain memastikan kebersihan lingkungan, mereka juga membantu mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum dan sesudah pelaksanaan salat berjemaah serta kegiatan keagamaan lainnya.

Melalui program tersebut, Pemprov DKI Jakarta memberikan perhatian terhadap kontribusi para marbot yang selama ini mendukung kelancaran aktivitas ibadah masyarakat.

125 Masjid Terima Bantuan Sound System Rp40 Juta

Selain program umrah, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan bantuan perangkat sound system kepada 125 masjid yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan di Jakarta.

Setiap masjid mendapatkan bantuan berupa barang atau perangkat audio dengan nilai anggaran sebesar Rp40 juta.

Dengan demikian, total anggaran yang dialokasikan untuk bantuan perangkat sound system tersebut mencapai Rp5 miliar.

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan audio masjid, terutama untuk penyampaian informasi, pelaksanaan kegiatan ibadah, pengajian, ceramah, serta aktivitas keagamaan lainnya.

Ketersediaan perangkat audio yang memadai menjadi salah satu penunjang kenyamanan kegiatan di rumah ibadah.

Melalui dukungan tersebut, masjid diharapkan dapat menjalankan berbagai kegiatan dengan lebih baik sesuai kebutuhan masing-masing.

Penyaluran bantuan perangkat sound system ini dilaksanakan melalui anggaran hibah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026.

Apresiasi bagi Pegiat Keagamaan di Jakarta

Pemberangkatan umrah bagi marbot dan bantuan perangkat audio bagi masjid menjadi dua bentuk dukungan yang menyasar pihak berbeda, tetapi memiliki tujuan yang saling berkaitan, yakni mendukung kehidupan keagamaan di Jakarta.

Program umrah diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada marbot atas pengabdian mereka.

Sementara itu, bantuan sound system ditujukan untuk mendukung kebutuhan fasilitas masjid agar berbagai kegiatan ibadah dan keagamaan dapat berlangsung dengan lebih optimal.

Dukungan terhadap rumah ibadah juga menjadi bagian dari upaya menjaga kerukunan dan keharmonisan kehidupan masyarakat di tengah beragam latar belakang warga Jakarta.

Melalui program ini, Pemprov DKI Jakarta memberikan apresiasi kepada para pengelola dan pegiat keagamaan sekaligus menyalurkan dukungan fasilitas bagi masjid yang menjadi pusat aktivitas spiritual dan sosial masyarakat.