Pemprov DKI Luncurkan Website ‘Udara Jakarta’, Warga Bisa Pantau Kualitas Udara dari HP
HAIJAKARTA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan website ‘Udara Jakarta’ yang memungkinkan masyarakat memantau kualitas udara langsung melalui telepon genggam.
Platform ini juga dilengkapi fitur prediksi kualitas udara hingga tiga hari ke depan sebagai sistem peringatan dini bagi warga.
Peluncuran website udara.jakarta.go.id dulakukan bersama dengan pembukaan Jakarta Eco Future Fest (JEFF) 2026 di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat, (3/7/2026).
Pemprov DKI Luncurkan Website ‘Udara Jakarta’
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, kehadiran platform tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI memperkuat pengelolaan lingkungan menjelang Jakarta memasuki usia lima abad pada 2027.
“Saya juga menyambut baik sistem peringatan dini di website Udara Jakarta, yang dulu tidak pernah ada hanya hari itu, sekarang dipersiaplan tiga hari prediksi ke depan. Hari itu dan tiga hari prediksi ke depan. Semoga ini menjadi referensi bagi kita untuk selalu melihat bagaimana polusi atau udara Jakarta pada saat itu,” kata Pramono.
Menurutnya, sistem tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan aktivitas sehari-hari berdasarkan kondisi kualitas udara sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota yang lebih sehat dan berkelanjutan.
“Semoga ikhtiar bersama ini semakin memperkuat langkah, dan layak huni bagi generasi ini maupun generasi mendatang,” ucapnya.
Bisa Diakses Lewat HP dan Terintegrasi dengan JAKI
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gerdesi Asikin menjelaskan, pembaruan utama pada website Udara Jakarta dibanding layanan sebelumnya adalah fitur prediksi kualitas udara hingga tiga hari kedepan.
“Ini langkah untuk tiga hari ke depan, yang membedakan itu saja. Jadi, tidak hanya kondisi saat ini, tapi ada prediksi untuk tiga hari ke depan,” kata Dudi.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat mengakses layanan tersebut melalui telepon genggam masing-masing. Ke depannya, platform itu juga akan terintegrasi dengan aplikasi JAKI.
“Posisinya nanti di mobile masing-masing. Jadi, aplikasi itu bisa dalam bentuk aplikasi. Nanti terkoneksi dengan JAKI juga, Pak Gubernur,” ungkapnya.
Kualitas Udara Ditampilkan Berasal dari Sensor Titik di Wilayah Jakarta
Selain itu, data kualitas udara yang ditampilkan berasal dari sensor yang telah dipasang di berbagai titik di wilayah Jakarta. Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui kondisi udara berdasarkan lokasi terdekat.
“Kemudian, ini ada titik spot-nya, ada sensornya sudah terletak di seluruh Jakarta. Nanti tinggal dibaca mendekati yang mana untuk posisi kita saat ini,” jelas Dudi.
Menanggapi penjelasan tersebut, Pramono memastikan layanan itu dapat diakses secara luas oleh masyarakat melalui berbagai perangkat.
“Jadi aplikasinya ada di gadget masing-masing. Semua gadget bisa untuk itu, selama membuka aplikasinya?” tanya Pramono.
“Iya, siap,” jawab Dudi.
