sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kasus preman pecahkan mangkok tukang bakso di Tanah Abang viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.

Aksi pemalakan yang disertai perusakan itu terjadi di kawasan Kampung Bali, Jakarta Pusat.

Polisi pun bergerak cepat dan berhasil meringkus tiga pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut.

Preman Pecahkan Mangkok Tukang Bakso di Tanah Abang

Ketiganya berinisial TDT (26), DA (36), dan OP (36), yang diketahui merupakan warga sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, menjelaskan bahwa peristiwa preman pecahkan mangkok tukang bakso di Tanah Abang itu terjadi pada Kamis, 9 April 2026, siang hari di bawah JPO Jalan Fachrudin.

Menurut Dhimas, para pelaku melakukan pemalakan terhadap pedagang bakso dengan dalih meminta uang keamanan.

Ia mengungkapkan bahwa korban dipaksa memberikan sejumlah uang dengan ancaman kekerasan.

“Tiga orang pelaku meminta uang jatah keamanan sebesar Rp300.000 sambil mengancam akan menusuk apabila tidak diberikan,” ujar Dhimas dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).

Ancaman tersebut membuat korban ketakutan dan situasi di lokasi menjadi tegang.

Aksi preman pecahkan mangkok tukang bakso di Tanah Abang semakin menjadi sorotan setelah video kejadian viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, terlihat salah satu pelaku mengenakan jaket biru dan topi, lalu merusak mangkuk milik pedagang.

Dhimas menyebut tindakan tersebut merupakan bagian dari aksi pemalakan yang dilakukan para pelaku.

“Video yang beredar memperlihatkan pelaku melakukan pemalakan disertai aksi memecahkan mangkuk milik pedagang bakso,” katanya.

Polisi Tangkap Tiga Pelaku

Setelah video viral, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari korban serta saksi di lokasi kejadian.

Hasilnya, ketiga pelaku berhasil diamankan dan kini telah ditahan di Polsek Metro Tanah Abang.

Dhimas menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah koordinasi dengan pihak setempat.

“Petugas piket reskrim mengambil keterangan dari korban dan berkoordinasi dengan pihak RW, hingga akhirnya berhasil mengamankan tiga pelaku,” tuturnya.

Reaksi netizen

Aksi premanisme ini mendapat banyak tanggapan dari warganet.

“Dia penghambat ekonomi bangsa,”” tulis @ilha****

“Beraninya sama orang kecil,” ujar @rinifaja*****

“Gimana ya caranya menghilangkan pungli di Indonesia?” kata @ridhonove*****