sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Peristiwa rel Stasiun Tenjo Bogor terendam air terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Rabu sore.

Kondisi ini sempat mengganggu perjalanan Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung.

Rel Stasiun Tenjo Bogor Terendam Air Akibat Hujan Deras

Melalui keterangan resmi di media sosial, KAI Commuter mengonfirmasi adanya genangan di jalur rel.

“Saat ini terdapat genangan air akibat hujan lebat di jalur rel sekitar Stasiun Tenjo,” tulis pihak KAI Commuter dalam pernyataannya, Rabu (29/4/2026).

Akibat rel Stasiun Tenjo Bogor terendam air, perjalanan KRL rute Tanah Abang menuju Rangkasbitung sempat tidak dapat melintas di lokasi tersebut.

Perjalanan KRL Dibatasi

Sementara itu, perjalanan dari arah sebaliknya masih dapat beroperasi, namun dengan pembatasan kecepatan demi keselamatan.

KRL dari Rangkasbitung menuju Tanah Abang tetap melintas, tetapi hanya dengan kecepatan terbatas karena kondisi jalur yang belum sepenuhnya aman.

Situasi ini menyebabkan keterlambatan perjalanan dan kepadatan penumpang di sejumlah stasiun.

Genangan Mulai Surut

KAI Commuter kemudian menginformasikan bahwa genangan air mulai berkurang sekitar pukul 16.10 WIB.

“Genangan air akibat hujan deras di jalur rel sekitar Stasiun Tenjo kini mulai surut. Perjalanan Commuter Line dari dan menuju Rangkasbitung sudah dapat melintas kembali dengan kecepatan terbatas. Mohon mengikuti arahan petugas, dan kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan serta ketidaknyamanan perjalanan,” tulisnya.

Meski sudah bisa dilalui, operasional KRL masih dilakukan dengan pengaturan khusus.

Rekayasa Operasi Diterapkan

Sebagai dampak dari rel Stasiun Tenjo Bogor terendam air, KAI Commuter menerapkan sejumlah rekayasa perjalanan, di antaranya:

  • KA 1722D (Tanah Abang–Rangkasbitung) hanya beroperasi hingga Stasiun Daru, lalu kembali sebagai KA 1765D (Daru–Tanah Abang)
  • KA 1718D (Tanah Abang–Rangkasbitung) melintas di area genangan menggunakan satu jalur secara bergantian
  • KA 1724D (Tanah Abang–Rangkasbitung) juga melintas dengan sistem satu jalur bergantian

Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan selama kondisi jalur belum sepenuhnya normal.