Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyatakan penanganan tumpukan sampah yang menyumbat aliran Kali Gendong, Muara baru, Penjaringan, Jakarta Utara, telah rampung.

Proses pembersihan dilakukan selama lima hari dengan melibatkan ratusan personel gabungan.

Melalui unggahan akun media sosial Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPSBA) DLH DKI Jakarta, Kamis (25/6/2026), disebutkan seluruh tumpukan sampah yang menutupi aliran kali berhasil diangkat setelah dilakukan penanganan secara intensif.

“Kondisi Kali Gendong yang berada di tengah permukiman warga sebelumnya dipenuhi tumpukan sampah dengan volume cukup besar sehingga mengganggu fungsi aliran air dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan,” tulis UPSBA DLH DKI Jakarta.

Sempat Viral di Media Sosial

DLH menjelaskan proses pembersihan dilakukan secara bertahap hingga seluruh sampah yang menyumbat aliran kali dapat diangkut.

Sebelumnya, kondisi Kali Gendong sempat menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan tumpukan sampah di lokasi tersebut viral di media sosial.

Pada hari terakhir penanganan, kegiatan pembersihan dilakukan bersama Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Penjaringan. Sebanyak 100 personel UPS Badan Air Jakarta Utara dan 20 personel PPSU diterjunkan untuk membersihkan area kali.

Menurut DLH, keberhasilan penanganan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam mengatasi persoalan sampah di badan air.

Masyarakat Diminta Ikut Menjaga Kebersihan

Meski penanganan telah selesai, DLH mengingatkan bahwa menjaga kebersihan Kali Gendong bukan hanya menjadi tugas petugas lapangan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat.

“Menjaga Kali Gendong tetap bersih setelah penanganan selesai merupakan tanggung jawab kita bersama,” tulis DLH.

Sebelumnya, DLH DKI Jakarta mengungkapkan penanganan sampah di Kali Gendong dilakukan secara rutin bersama Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara dan PPSU Kelurahan Penjaringan.

Namun, persoalan sampah di kawasan tersebut kerap berulang karena masih adanya sampah yang masuk ke aliran kali dari kawasan permukiman sekitar.

DLH berharap kondisi Kali Gendong yang kini telah bersih dapat terus terjaga sehingga fungsi aliran air tetap optimal serta risiko gangguan lingkungan dan potensi banjir dapat diminimalkan.