Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Update gaji Koperasi Desa merah putih, dari manajer hingga staf mana yang paling besar?

Pemerintah kembali menghadirkan program strategis yang menyasar penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Tak hanya berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi desa, program ini juga membuka peluang kerja dalam skala besar bagi masyarakat Indonesia.

Melalui rekrutmen nasional yang dibuka pada April 2026, pemerintah menyediakan puluhan ribu posisi, mulai dari level manajerial hingga tenaga operasional di tingkat desa dan kelurahan.

Langkah ini dinilai sebagai salah satu upaya konkret dalam menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat struktur ekonomi berbasis komunitas lokal.

Lebih dari 35 Ribu Formasi, Mayoritas untuk Posisi Manajer

Dalam skema yang disiapkan pemerintah, total kebutuhan tenaga kerja mencapai sekitar 35.476 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 30.000 posisi diperuntukkan bagi manajer koperasi desa/kelurahan, sementara sisanya akan mengisi berbagai posisi pendukung operasional.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa para kandidat terpilih nantinya akan direkrut sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun.

Selama masa tersebut, para manajer akan ditempatkan di bawah naungan BUMN sektor pangan, yakni Agrinas Pangan Nusantara. Setelah masa kontrak selesai, mereka akan melanjutkan peran sebagai pengelola koperasi di daerah masing-masing.

“Setelah dua tahun di BUMN, mereka akan ikut mengelola koperasi desa Merah Putih,” ungkapnya dalam konferensi pers.

Peran Strategis Manajer: Dari Operasional hingga Pengembangan Usaha

Posisi manajer dalam Kopdes Merah Putih tidak sekadar administratif. Mereka akan memegang peran penting dalam:

  • Mengelola operasional harian koperasi
  • Menyusun strategi bisnis berbasis potensi lokal
  • Menghubungkan petani, nelayan, dan pelaku UMKM dengan pasar
  • Meningkatkan efisiensi distribusi dan meminimalkan peran tengkulak

Dengan tanggung jawab tersebut, posisi manajer menjadi ujung tombak keberhasilan program ini dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Warga Lokal dan Penerima Bansos Juga Dilibatkan

Tidak hanya membuka peluang bagi lulusan perguruan tinggi, program ini juga memberikan ruang bagi masyarakat lokal untuk terlibat langsung.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyampaikan bahwa pemerintah secara khusus mendorong keterlibatan penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dalam rekrutmen tenaga operasional.

Beberapa posisi yang tersedia antara lain:

  • Kasir
  • Petugas keamanan (sekuriti)
  • Sopir distribusi
  • Staf administrasi

Langkah ini diharapkan dapat menjadi jalan keluar bagi masyarakat prasejahtera agar bisa memperoleh penghasilan tetap dan meningkatkan taraf hidupnya.

Perkiraan Gaji: Disesuaikan Pendidikan dan Standar Daerah

Hingga saat ini, pemerintah memang belum mengumumkan secara resmi besaran gaji yang akan diterima oleh para pekerja Kopdes Merah Putih. Namun, sejumlah gambaran telah disampaikan.

Untuk posisi manajer, gaji diperkirakan berada di atas Upah Minimum Regional (UMR), dengan mempertimbangkan latar belakang pendidikan dan tanggung jawab pekerjaan.

Sementara itu, untuk posisi operasional seperti kasir, sekuriti, dan sopir, gaji diperkirakan akan mengacu pada UMR masing-masing daerah.

Sebagai perbandingan kondisi saat ini:

  • Kota Bekasi menjadi daerah dengan UMR tertinggi, yakni sekitar Rp5,69 juta
  • Kabupaten Banjarnegara tercatat memiliki UMR terendah sekitar Rp2,17 juta

Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor biaya hidup, tingkat inflasi, dan kondisi ekonomi regional.

Jadwal Pendaftaran dan Syarat Umum

Rekrutmen Kopdes Merah Putih resmi dibuka mulai 15 April hingga 24 April 2026 melalui portal seleksi nasional.

Proses pendaftaran dilakukan secara online dan tidak dipungut biaya, sehingga masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen ini.

Adapun persyaratan umum meliputi:

  • Pendidikan minimal D3, D4, atau S1 dari berbagai jurusan
  • IPK minimal 2,75
  • Usia maksimal 35 tahun
  • Melengkapi dokumen administrasi yang dipersyaratkan

Seluruh proses seleksi akan dilakukan secara transparan dan terkoordinasi oleh panitia nasional.

Antusiasme Membludak, Persaingan Ketat

Minat masyarakat terhadap program ini terbilang sangat tinggi. Berdasarkan laporan, jumlah pelamar untuk posisi manajer saja telah mencapai sekitar 380.000 orang.

Angka ini menunjukkan bahwa persaingan dalam seleksi Kopdes Merah Putih akan berlangsung ketat, terutama untuk posisi strategis di tingkat manajemen.