Selasa, 3 November 2026 18:37 WIB
BeritaRedaksiPedoman Media SiberRedaksiTentang KamiKontakID
Haijakarta.id
⌘ K
Berita Terbaru
News
Layanan Publik
Explore Jakarta
Informatif
Suara Warga
Wisata
Memuat halaman…
Haijakarta.id

Kategori

  • Advetorial
  • Bola
  • Event
  • Explore Jakarta
  • Foto
  • Infografis
  • Informatif

Jelajahi

  • Berita Terbaru
  • Terpopuler
  • Video
  • Opini
  • Indeks Tag
  • Redaksi
  • RSS Feed

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak

Network

Lihat semua →
  • Haijogja.com
© 2026 Haijakarta.id · Informasi yang membuat kita memahamiKembali ke atas
Selasa, 3 November 2026 18:37 WIB
BeritaRedaksiPedoman Media SiberRedaksiTentang KamiKontakID
Haijakarta.id
⌘ K
Berita Terbaru
News
Layanan Publik
Explore Jakarta
Informatif
Suara Warga
Wisata
  1. Beranda
  2. News
  3. Viral Wanita Tetap Nonton Konser Meski Campak, Dokter Sebut Masih Sang…
News

Viral Wanita Tetap Nonton Konser Meski Campak, Dokter Sebut Masih Sangat Menular

Oleh Edies Aprilia3 Jun 2026, 17.01 WIB2 menit baca 5
Viral Wanita Tetap Nonton Konser Meski Campak, Dokter Sebut Masih Sangat Menular
  • #Konser
  • #Viral
  • #campak
  • #Threads
Bagikan
EA

Ditulis oleh

Edies Aprilia

Lihat semua tulisan →
← Lebih baruViral Mahasiswa PNJ Diduga Berciuman Sesama Jenis, Ayah Minta Maaf kepada Pihak Kampus!Lebih lama →Bunga Zainal dan Sukhdev Singh Sempat Berselisih Akibat Kasus Dugaan Penipuan Investasi!

Berita Terkait

Lihat Semua
News

Sopir Truk Molen dalam Kecelakaan Maut di Bekasi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara!

HAIJAKARTA.ID- Polisi menetapkan pengemudi truk molen berinisial TM sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan korban di Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi, Jawa Barat.Atas peristi

3 Nov 2026, 15.17 WIB
News

Transjakarta Lakukan Penataan dan Pengecatan MCB Sepanjang Koridor 9, Guna Cegah Kecelakaan dan Sterilisasi Jalur

HAIJAKARTA.ID- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyelesaikan penataan Mobile Concrete Barrier (MCB) dan pengecatan ulang separator atau pemb

3 Nov 2026, 15.06 WIB
News

Pramono Anung Dukung Larangan Vape di Lingkungan Polri, Pemprov DKI Siap Berikan Fasilitas!

HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang melarang penggunaan rokok elektrik atau vape bagi seluruh

3 Nov 2026, 13.49 WIB
Haijakarta.id

Kategori

  • Advetorial
  • Bola
  • Event
  • Explore Jakarta
  • Foto
  • Infografis
  • Informatif

Jelajahi

  • Berita Terbaru
  • Terpopuler
  • Video
  • Opini
  • Indeks Tag
  • Redaksi
  • RSS Feed

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
© 2026 Haijakarta.id · Informasi yang membuat kita memahamiKembali ke atas

HAIJAKARTA.ID – Viral di media sosial Threads seorang wanita di Jakarta yang mengaku tetap menghadiri konser meski sedang mengalami campak. Unggahan tersebut menuai kritik dari warganet karena dianggap berpotensi membahayakan orang lain akibat tingginya risiko penularan penyakit tersebut.

Dalam unggahannya yang kini telah dihapus, wanita tersebut mengaku mengalami ruam pada tubuhnya sekitar tiga hari sebelum konser berlangsung. Ia bahkan menyebut kondisinya saat itu “menular banget.”

Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan pengguna media sosial. Sejumlah warganet menyayangkan keputusan wanita tersebut yang tetap datang ke acara yang dihadiri banyak orang meski mengetahui dirinya sedang sakit.

“Ada yang sempat lihat threads ini? Waktu mau dibaca malah hilang. Emang bolehkah nonton konser offline dengan kondisi campak seperti ini?” tulis salah satu akun di Threads, pada Rabu, (3/6/2026).

“Mana ada campak 3 hari sembuh ga pake masker pula, kalo ikutan sing along kebayang dropletnya terbang kemana2,” tulis akun lainnya.

“Padahal dia udah bilang ‘menular banget’ dikiranya badan udah nggak merah, udah nggak nular gitu?! Semoga nggak ada ibu hamil di deket dia yaa,” tulis akun lain.

Dokter Sebut Masih Berada di Masa Penularan

Menanggapi viralnya kasus tersebut, Ketua Satgas Vaksinasi PAPDI, dr. Sukamto Koesnoe, SpPD-KAI, FINASIM, mengatakan seseorang yang baru mengalami ruam campak tiga hari sebelum konser masih sangat mungkin menularkan virus kepada orang lain.

“Ya, pada saat menonton konser ia sangat besar kemungkinan masih menularkan. Masa menular campak berlangsung kira0kira 4 hari sebelum ruam muncul sampai 4 hari sesudah ruam muncul,” kata dr Sukamto pada Rabu, (3/6/2026).

Menurutnya, jika ruam baru muncul tiga hari sebelum konser, maka saat menghadiri acara tersebut penderita justru masih berada dalam periode penularan tertinggi.

Baca juga:

Pria Di Sarinah Hancurkan Mobil Sendiri, Minta Ojol Antar Ke Kedubes AS

“Jadi bila ruam baru keluar H-3 sebelum konser, pada hari-H ia justru masih berada dalam puncak masa penularan. bahkan periode paling infeksius adalah beberapa hari menjelang dan sesudah ruam timbul,” imbuhnya.

Risiko Penularan Sangat Tinggi di Area Konser

dr Sukamto menjelaskan virus campak dapat menyebar melalui percikan droplet maupun aerosol saat seseorang batuk, bersin, bahkan berbicara. Karena itu, penularan tidak memerlukan kontak fisik secara langsung.

Menurutnya, kondisi konser yang berlangsung di ruang tertutup dengan jumlah orang yang banyak justru meningkatkan risiko penyebaran virus.

“Risikonya sangat tinggi. Campak adalah salah satu penyakit yang paling cepat menular yang kita kenal. Satu orang yang sakit bisa menulari sekitar 12-18 orang lain yang belum kebal,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa virus campak dapat bertahan di udara meskipun penderita sudah meninggalkan lokasi.

“Virus campak pun mampu bertahan melayang di udara hingga sekitar 2 jam setelah penderitanya meninggalkan ruangan,” sambungnya.

Dengan kondisi area konser yang tertutup, padat pengunjung, ventilasi terbatas, dan berlangsung selama berjam-jam, menurut dr Sukamto situasi tersebut menjadi lingkungan yang sangat ideal untuk terjadinya penularan penyakit.

Karena itu, masyarakat yang mengalami gejala campak atau penyakit menular lainnya diimbau untuk membatasi aktivitas di ruang publik dan menghindari kerumunan hingga masa penularan berakhir demi mencegah penyebaran penyakit kepada orang lain.

Tag Populer

Semua
  • #ZZ
  • #Zumi Zola Dan Putri Zulhas menikah
  • #Zumi Zola Dan Putri Zulhas
  • #Zumi Zola
  • #Zumba
  • #Zulkifli Hasan
  • #Zulhas Tegaskan
  • #Zulhas Akan Tertibkan
  • #Zulhas
  • #Zulfikar
  • #Zulfa Mustofa
  • #Zoo Wisata baru
  • #Zootopia
  • #Zonasi
  • #Zona Integritas
  • #Zona Asia
  • #Zodiak Taurus
  • #zodiak pisces

Network

Lihat semua →
  • Haijogja.com

Rangkuman AI sedang dibuat…

Terpopuler

Lihat Semua
  1. 1

    Tujuh Polisi Dimutasi Usai Tangkap Tiga Anggota DPRD Gerindra dalam Kasus Narkoba di Surabaya!

    2 Nov 2026, 14.31 WIB 58
  2. 2

    Hashim Djojohadikusumo Sebut Transaksi Warteg hingga Salon Belum Tercatat, Potensi Penerimaan Negara Capai Rp1.500 Triliun!

    3 Nov 2026, 13.20 WIB 39
  3. 3

    Pemprov DKI Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga 31 Desember 2026, Ini Syarat dan Dokumennya!

    3 Nov 2026, 13.25 WIB 35
  4. 4

    Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional September 2025, Ada Hari Jantung Sedunia

    1 Sep 2025, 20.59 WIB 34
  5. 5

    Gudang Curanmor di Jakarta Barat Digerebek Polisi, 13 Unit Motor Bodong Berhasil Disita

    26 Mar 2025, 11.22 WIB 33