sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Aparat kepolisian dari Polres Sumedang tengah memburu seorang pria bermotor yang diduga sengaja melindas mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial GCR (20) di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Insiden yang terjadi di Gang Mawar 5, Desa Hegarmanah, itu mengundang perhatian publik setelah rekaman kejadian beredar luas di media sosial.

Peristiwa tersebut kini masih dalam penyelidikan intensif oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang.

Polisi berupaya mengungkap identitas pelaku sekaligus mendalami motif di balik aksi brutal tersebut.

Polisi Telusuri Rekaman CCTV

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, mengatakan pihaknya sedang mengumpulkan berbagai alat bukti, termasuk menelusuri sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Menurutnya, video yang saat ini beredar baru memperlihatkan detik-detik korban terjatuh sebelum dilindas oleh pelaku.

Polisi masih memeriksa rekaman lain guna mengetahui rangkaian peristiwa secara utuh, termasuk dugaan adanya ancaman sebelum aksi pelindasan terjadi.

“Penyidik masih melakukan analisis terhadap sejumlah rekaman CCTV tambahan untuk memastikan kronologi lengkap serta mengidentifikasi pelaku,” ujar Awang, Kamis (14/5/2026).

Korban Diduga Sempat Diancam Pisau

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh petugas, pelaku diduga sempat mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Ancaman itu disebut membuat korban panik dan berusaha melarikan diri dari lokasi.

Namun saat mencoba menyelamatkan diri, korban diduga tersandung hingga terjatuh di jalan gang sempit tersebut.

Dalam kondisi itulah pelaku disebut langsung melajukan sepeda motornya dan melindas tubuh korban sebelum melarikan diri.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.

Korban Masih Trauma Berat

Hingga kini kondisi korban dikabarkan masih mengalami syok berat akibat kejadian tersebut.

Polisi pun belum dapat meminta keterangan secara mendalam dari korban karena fokus utama masih pada pemulihan kondisi psikologisnya.

“Kondisi korban masih trauma sehingga pemeriksaan belum bisa dilakukan secara maksimal,” kata Awang.

Penyidik juga belum dapat memastikan motif pelaku. Polisi masih mendalami kemungkinan apakah aksi tersebut berkaitan dengan percobaan pencurian dengan kekerasan, tindakan kriminal acak, atau ada motif pribadi lainnya.

Polisi Minta Warga Bantu Informasi

Polres Sumedang mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait pelaku atau mengetahui kejadian tersebut untuk segera melapor.

Keterangan dari warga dinilai penting untuk mempercepat proses identifikasi dan penangkapan pelaku.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena terjadi di kawasan pendidikan yang dikenal ramai aktivitas mahasiswa. Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan hingga pelaku berhasil ditangkap.

Keamanan Kawasan Kampus Jadi Sorotan

Insiden ini turut memunculkan kekhawatiran soal keamanan di wilayah Jatinangor yang merupakan pusat aktivitas mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat, termasuk Universitas Padjadjaran.

Warga dan mahasiswa berharap aparat keamanan meningkatkan patroli serta pengawasan di titik-titik rawan, khususnya pada malam hari dan di jalur permukiman sekitar kampus.

Sementara itu, pihak kepolisian memastikan proses pengejaran terhadap pelaku masih berlangsung dan perkembangan kasus akan disampaikan kepada publik secara berkala.