sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Warga Kampung Sengkol, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan dibuat geger oleh aksi seorang pria berinisial A yang nekat menggali makam ibunya sendiri di area Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Sengkol, Jumat (8/5/2026) malam.

Aksi tersebut diduga dipicu persoalan keluarga yang membuat pelaku sakit hati. Peristiwa itu terjadi selepas Magrib sekitar pukul 19.00 WIB.

Menurut informasi yang beredar, pria tersebut menggali makam seorang diri menggunakan alat sederhana sebelum akhirnya dihentikan warga dan pihak keluarga yang datang ke lokasi usai mengetahui kejadian tersebut.

Pria di Tangsel Gali Makam Ibunya Sendiri, Sempat Adu Mulut dengan Keluarga di Lokasi Makam

Dalam rekaman video yang viral di media sosial, terlihat pria tersebut terlibat adu mulut dengan seorang wanita yang berusaha membujuknya agar menghentikan aksi penggalian makam.

Pelaku mengaku sakit hati lantaran istrinya disebut pernah diusir oleh pihak keluarga.

“Orang elu ngusir bini gua. Gua yang sakit hati,” kata A dalam video yang beredar.

Sementara itu, wanita yang berada di lokasi terus meminta pelaku menghentikan tindakannya karena dianggap tidak pantas dilakukan terhadap makam sang ibu.

“Udah itu kuburan emak lu kasihan jangan digomeng-gomeng, emak lu udah tenang,” kata manita tersebut.

Ketua RT Sebut Masalah Sudah Diselesaikan Keluarga

Ketua RT 004 Kampung Sengkol, Selamat, membenarkan adanya insiden penggalian makam tersebut. Namun ia mengaku tidak mengetahui secara detail kronologi maupun penyebab pasti kejadian karena saat itu sedang berada di wilayah lain menghadiri tahllilan.

“Saya tahu kejadiannya, tetapi saat itu sedang berada di Kademangan menghadiri tahlilan,” kata Selamat, Jumat (8/5/2026).

Selamat juga memastikan bahwa pelaku bukan warga setempat. Berdasarkan informasi yang diterimanya, persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui musyawarah.

Aktivitas penggalian makam akhirnya dihentikan pada malam itu dan situasi di lokasi kembali kondusif.

“Sekitar pukul 22.00 WIB kondisi makam sudah kembali sepi,” jelasnya.