Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Peristiwa pria hilang saat banjir Karawang ditemukan meninggal kembali menambah daftar korban jiwa akibat banjir yang melanda Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Seorang warga Desa Karangligar yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area banjir.

Korban diketahui bernama Adi Suwardi, warga Dusun Pangasinan RT 001 RW 001, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, pada Selasa (20/1/2026).

“Korban bernama Adi Suwardi, warga Dusun Pangasinan RT 001 RW 001, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat,” ujar Wildan.

Kronologi Pria Hilang Saat Banjir Karawang Ditemukan Meninggal

Menurut Wildan, korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat itu, korban terakhir kali terlihat berjalan seorang diri di wilayah yang tengah terendam banjir.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Unsur yang terlibat dalam pencarian antara lain Polsek Telukjambe Barat, Satpolairud Polres Karawang, BKO Ditpolairud Polda Jawa Barat, Brimob, TNI, BPBD Karawang, serta relawan Tagana.

Pencarian dilakukan dengan menyisir area banjir menggunakan perahu karet. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada hari yang sama.

Korban ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB di wilayah banjir Desa Karangligar. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia di area banjir. Penemuan korban terjadi sekitar pukul 17.00 WIB,” kata Wildan.

Setelah proses evakuasi, petugas berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan awal.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa pria hilang saat banjir Karawang ditemukan meninggal ini menambah keprihatinan di tengah bencana banjir yang masih melanda sejumlah wilayah Karawang.

Ribuan Rumah Terdampak Banjir

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mencatat banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet telah merendam ribuan rumah warga.

Berdasarkan data BPBD, sebanyak 3.162 rumah terdampak banjir yang tersebar di 26 desa pada 12 kecamatan.

Jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai sekitar 13.400 orang.

Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, menjadi salah satu wilayah dengan dampak terparah.

Ketinggian air dilaporkan hampir mencapai dua meter, sehingga mengganggu aktivitas warga dan memaksa sebagian masyarakat mengungsi ke tempat yang lebih aman.