Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Aksi pencurian tas milik penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Bogor-Jakarta Kota menjadi perhatian setelah rekamannya beredar di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/9/2026) di dalam Commuter Line Nomor 1153 yang melayani perjalanan Bogor-Jakarta Kota sekitar pukul 05.40 WIB.

Tas milik penumpang dilaporkan hilang setelah sebelumnya diletakkan di rak atas tempat duduk.

Menindaklanjuti laporan tersebut, KAI Commuter melakukan penelusuran menggunakan sistem CCTV Analytic.

Teknologi tersebut digunakan untuk mengidentifikasi ciri-ciri orang yang diduga mengambil tas sekaligus memantau pergerakannya.

Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, penanganan kasus bermula dari laporan pengguna yang dilengkapi surat kehilangan dari pihak berwajib.

Petugas kemudian menelusuri rekaman CCTV yang tersedia dan memasukkan ciri-ciri terduga pelaku ke dalam basis data CCTV Analytic.

Terduga Pelaku Terdeteksi Naik KRL dari Stasiun UI

Hasil penelusuran membawa petugas pada keberadaan seorang pria yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Terduga pelaku kemudian terdeteksi kembali menggunakan KRL relasi Bogor-Jakarta Kota. Ia diketahui naik dari Stasiun Universitas Indonesia (UI).

Petugas yang menerima hasil deteksi tersebut melakukan pemantauan terhadap pergerakan terduga pelaku.

Upaya tersebut berakhir ketika pria tersebut turun di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis (1/10/2026).

Petugas langsung mengamankan terduga pelaku sebelum meninggalkan area stasiun dan membawanya ke ruang pengamanan untuk menjalani pemeriksaan awal.

Akui Ambil Tas Berisi Laptop dan Ponsel

Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui telah mengambil tas milik penumpang.

Tas tersebut diketahui berisi sejumlah barang berharga, yakni laptop, telepon seluler, dompet, dan kartu identitas.

Kepada petugas, terduga pelaku menyebut laptop masih berada di rumahnya. Sementara itu, tas dan dompet disebut telah dibuang.

KAI Commuter kemudian menghubungi pengguna yang sebelumnya melaporkan kehilangan tersebut untuk datang ke Stasiun Tebet.

Pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 09.01 WIB, korban tiba di Stasiun Tebet dan bertemu dengan terduga pelaku.

Setelah mendapatkan penjelasan dari petugas, korban menyatakan akan membawa perkara tersebut ke jalur hukum.

Terduga Pelaku Diserahkan ke Polda Metro Jaya

KAI Commuter selanjutnya berkoordinasi dengan kepolisian. Terduga pelaku kemudian diserahterimakan kepada Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

KAI Commuter menegaskan bahwa pengamanan melalui pemanfaatan CCTV menjadi salah satu upaya untuk menindaklanjuti laporan terkait gangguan keamanan di stasiun maupun selama perjalanan Commuter Line.

Perusahaan juga mengimbau pengguna untuk selalu mengawasi barang bawaan selama berada di stasiun dan di dalam kereta.

Penumpang yang mengalami kehilangan atau menemukan kejadian mencurigakan diminta segera melapor kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti.

Kasus ini sekaligus menunjukkan bagaimana rekaman CCTV dan sistem analitik digunakan petugas untuk menelusuri dugaan tindak kriminal yang terjadi di lingkungan layanan KRL.