Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mematangkan rencana pembangunan jembatan bertema ‘Gembok Cinta’ di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Kemudian pertanyaan mengenai bagaimana konsep desain jembatan tersebut kini telah terjawab.

Begini Konsep Desain Jembatan ‘Gembok Cinta’

Staf Khusus Gubernur Jakarta, Chico Hakim mengatakan pembangunan dua jembatan penyeberangan itu masih dalam tahap perencanaan sebagai bagian dari penataan kawasan secara menyeluruh.

“Rencana pembangunan dua jembatan penyeberangan orang memang sedang digodok oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai bagian dari penataan kawasan secara keseluruhan. Ini merupakan inisiatif Gubernur Pramono Anung untuk menghadirkan ruang publik yang lebih manusiawi, romantis, dan menjadi daya tarik baru, sekaligus melengkapi penataan trotoar serta pedestrian yang sudah rampung,” kata Chico Hakim pada Jumat, (3/7/2026).

Chico menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga masih menyusun perencanaan pembangunan jembatan tersebut. Nantinya, proyek itu akan dibiayai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Saat ini masih dalam tahap perencanaan awal oleh Dinas Bina Marga, belum ada angka pasti yang ditetapkan karena detail engineering design (DED) dan proses penganggaran masih berjalan. Pembangunannya akan menggunakan APBD DKI Jakarta, dan kami akan transparan mengumumkan besaran anggarannya setelah perencanaan lebih matang,” jelasnya.

Usung Desain Modern dan Ramah Pejalan Kaki

Menurut Chico, jembatan ‘Gembok Cinta’ akan dibangun melintasi sungai di kawasan Rasuna Said dan dirancang menyatu dengan wajah baru kawasan yang telah direvitalisasi.

Selain mengedepankan nilai estetika, jembatan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas khusus bagi masyarakat untuk memasang gembok cinta sebagai simbol kasih sayang.

“Konsepnya adalah jembatan penyeberangan yang melintasi sungai (salah satunya di area dekat KPK), dengan fasilitas khusus untuk memasang gembok cinta sebagai simbol kasih sayang. Desainnya akan mengutamakan estetika yang modern, ramah pejalan kaki, terintegrasi dengan wajah baru Rasuna Said, serta aman dan inklusif,” katanya.

Chico mengungkapkan, saat ini tim Dinas Bina Marga masih menyusun desain lengkap jembatan tersebut. Nantinya, desain itu akan dipublikasikan agar masyarakat dapat memberikan masukan.

Pramono Tegaskan Bukan Dibangun di JPO

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meluruskan anggapan mengenai lokasi jembatan ‘Gembok Cinta’. Menurutnya, jembatan tersebut bukan akan dibangun di jembatan penyeberangan orang (JPO), melainkan di atas Sungai Cideng yang berada di depan Gedung Merah Putih KPK.

“Jadi ada salah menangkap. Gembok Cinta itu bukan dibangun di JPO,” kata Pramono di kawasan Latumenten, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2026).

Pramono menjelaskan, jembatan itu akan menghubungkan kawasan Jalan HR Rasuna Said dengan Jalan Kuningan Persada. Ia berharap jembatan tersebut dapat menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak muda di Jakarta.

“Tetapi di situ kan ada sungai dan sungai itu yang menghubungkan antara Rasuna Said dengan jalan di depan KPK. Nah, itu kan ada jembatan yang kita buat. Mudah-mudahan saya berharap, sebagai bagian dari integritas kita dan juga memberikan ruang bagi ekspresi anak-anak muda Jakarta, silakan dibangun, digunakan untuk menjadi Gembok Cinta,” ujarnya.