Kebakaran di Apartemen Mediterania Jakbar, 65 Petugas Damkar Dikerahkan
HAIJAKARTA.ID – Kebakaran terjadi di salah satu gedung di kawasan Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4/2026) pagi. Sebanyak 65 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani peristiwa tersebut.
“Betul (Apartemen Mediterania Tanjung Duren terbakar).” kata Command Center Disgulkarmat DKI saat dikonfirmasi, Kamis, (30/4/2026).
Berdasarkan video yang diterima dari Danton Damkar Jakarta Barat, Joko Susilo, terlihat asap tebal mengbubung dari bagian belakang salah satu gedung apartemen.
Evakuasi Masih Belangsung
Petugas pemadam kebakaran terus berupaya mengevakuasi penghuni apartemen di tengah situasi darurat. Proses evakuasi dilakukan menggunakan berbagai peralatan, seperti tandu, tangga, serta aliran air dari pipa besar yang disemprotkan ke dalam gedung.
“Dilaporkan langsung dari Apartemen Mediterania Tanjung Durem, evakuasi masih berlangsung,” kata Joko dalam keterangannya.
Sejumlah anak tangga juga dikerahka ke beberapa titik jendela gedung untuk menjangkau penghuni yang masih berada di dalam.
Di kolaki kejadian, petugas turut mengimbau penghuni yang telah berhasil keluar dari gedung agar membantu mengarahkan penghuni lainnya menuju tangga darurat.
Sementara itu, Command Center Jakarta Barat menyatakan bahwa saat ini pihaknya masih memprioritaskan proses evakuasi korban.
“Untuk data lengkap kami belum didapatkan sedang fokus evakuasi penghuni apartemen,” kata pihak Command Center saat dihubungi.
Penyebab Belum Diketahui
Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait waktu pasti kejadian maupun penyebab kebakaran di apartemen tersebut.
Petugas pemadam kebakaran masih terus berjibaku di lokasi untuk memadamkan api.
“Saat ini kami masih proses pemadaman,” kata petugas.
Dalam penanganan kebakaran ini sebanyak 65 personel pemadam kebakaran serta 13 unit kendaraan pemadam kebakaran turut diterjunkan ke lokasi.
Meski proses evakuasi masih berlangsung, belum diketahui secara pasti ada atau tidaknya korban dalam insiden ini.

