Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Iduladha 2026, Muslim Dianjurkan Perbanyak Ibadah!
HAIJAKARTA.ID- Keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah jelang Iduladha 2026, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah di bulan Zulhijah.
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Zulhijah, sedangkan puasa Arafah dilakukan pada 9 Zulhijah.
Kedua puasa sunnah tersebut sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, puasa Tarwiyah dan Arafah juga diyakini membawa banyak pahala, ampunan dosa, hingga kesempatan memperoleh keberkahan menjelang Iduladha.
Bulan Zulhijah Jadi Momen Memperbanyak Amal Ibadah
Bulan Zulhijah termasuk salah satu bulan istimewa dalam kalender Islam. Pada bulan ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah seperti puasa sunnah, membaca Al-Qur’an, berdzikir, bersedekah, hingga memperbanyak istighfar.
Puasa Tarwiyah dan Arafah menjadi amalan yang paling banyak dilakukan menjelang Hari Raya Kurban karena memiliki nilai pahala yang besar sebagaimana dijelaskan dalam sejumlah hadis Rasulullah SAW.
Keutamaan Puasa Arafah dan Tarwiyah
1. Menghapus Dosa Dua Tahun
Salah satu keutamaan terbesar puasa Arafah adalah dihapuskannya dosa selama dua tahun, yakni setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.
Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah dapat menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.”
Keutamaan ini menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk memperbaiki diri sekaligus meningkatkan kualitas ibadah sebelum Iduladha tiba.
2. Mendapatkan Pembebasan dari Api Neraka
Hari Arafah juga dikenal sebagai hari penuh ampunan dan rahmat Allah SWT. Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa tidak ada hari ketika Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka selain Hari Arafah.
Bagi jamaah haji, Hari Arafah merupakan waktu pelaksanaan wukuf di Padang Arafah.
Sementara bagi umat Islam yang tidak berhaji, puasa Arafah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan.
Momentum ini juga dimanfaatkan banyak Muslim untuk meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
3. Waktu Mustajab untuk Berdoa
Puasa Arafah juga menjadi momen terbaik untuk memperbanyak doa dan dzikir. Rasulullah SAW menyebut Hari Arafah sebagai waktu yang sangat baik untuk memanjatkan doa.
Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:
“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.”
Karena itu, banyak umat Muslim memanfaatkan hari tersebut untuk bermuhasabah, memohon ampunan, kesehatan, rezeki halal, hingga keberkahan hidup bagi keluarga.
Amalan yang Dianjurkan Saat Puasa Tarwiyah dan Arafah
Selain menahan lapar dan haus, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal saleh agar ibadah semakin sempurna.
Beberapa amalan yang bisa dilakukan antara lain:
- Memperbanyak doa dan dzikir
- Membaca Al-Qur’an
- Bersedekah kepada sesama
- Memperbanyak istighfar
- Menjaga ucapan dan perilaku
- Memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad SAW
Amalan-amalan tersebut diyakini dapat meningkatkan ketakwaan sekaligus memperbesar peluang mendapatkan pahala di bulan Zulhijah.
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
Berdasarkan kalender Hijriah 2026, puasa Tarwiyah diperkirakan jatuh pada 26 Mei 2026, sedangkan puasa Arafah dilaksanakan pada 27 Mei 2026.
Namun, penetapan resmi biasanya menunggu sidang isbat pemerintah. Umat Muslim diimbau mempersiapkan diri sejak dini agar dapat menjalankan ibadah sunnah tersebut secara maksimal.
Ulama Anjurkan Umat Muslim Maksimalkan Ibadah di Awal Zulhijah
Sejumlah ulama menyebut 10 hari pertama bulan Zulhijah sebagai waktu terbaik untuk memperbanyak amal saleh.
Dalam hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa tidak ada hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah dibanding 10 hari pertama Zulhijah.
Karena itu, puasa Tarwiyah dan Arafah menjadi bagian penting dari rangkaian ibadah menuju Iduladha.
Selain memperoleh pahala, ibadah ini juga menjadi sarana introspeksi diri serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
