Transjakarta Minta Maaf Usai Tuai Keluhan Sistem Booking Seat Royaltrans
HAIJAKARTA.ID – PT Transjakarta menyampaikan permintaan maaf usai layanan pemesanan kursi (booking seat) Royaltrans dikeluhkan penumpang. Keluhan tersebut muncul pada hari pertama penerapan sistem baru pada Rabu, (15/4/2026).
Keluhan penumpang tersebut beredar luas di media sosial, salah satunya melalui akun instagram @infocibubur._ yang memperlihatkan antrean penumpang di luar bus Royaltrans.
Kondisi tersebut memicu keluhan serta kritik terkait penerapan sistem booking seat yang dinilai belum berjalan optimal.
Keluhan Sistem Booking Seat Royaltrans
Dalam unggahan tersebut, beberapa warganet pun memberikan keluhan serta kritik terhadap sistem baru yang diluncurkan oleh Royaltrans yaitu booking seat.
“Chaos lah pokonya ini sistem tiket hari pertama royaltrans pagi ini. Bus cuma ke Jakarta aja pake tiket tuh buat apa? Udah bener pake cara konvensional aja, first come first serve.
Kalo mau pake aturan2 modern gini, harus tau juga cara atur flow passenger-nya apalagi di awal gini. Transjakarta tau ga sih kebanyakan orang tua yang naik royaltrans dr Cibubur?” tulis akun @fadia***
“Nah kan. Bus kosong padahal di luar banyak penumpang. Gue yakin itu ibu2/bapak2 lagi pada pusing download aplikasi dan sebagainya. Kan jadi mubazir. Transjakarta cuma ngiklan di sosmed tp tau ga kebanyakan penumpang orang tua yg naik royaltrans tuh mungkin ga pake sosmed? Sedangkan campaign di halte cuma berupa tutorial di spanduk. Edukasinya kurang banget di hari2 sebelum aturan ticketing ini dimulai. Gue ga tega liat orang tua yang pada kebingungan tadi padahal udah harus berangkat pagi itu” tambahnya, lalu ditanggapi warganet lainnya.
“Yes. Kebijakan yang tak bijak biasanya karena yang bikin ga memahami kondisi lapangan.” tulis akun @syahid***
“Capek bgt pagi ini lagi buru” malah ada adegan kaya gini di royal. Ga kedapetan pula tiket pagi. Akhirnya naik LRT tapi tetep aja jadi telat” tulis @ompreng***
Transjakarta Minta Maaf
menanggapi hal tersebut pihak transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas pemberlakukan sistem booking seat Royaltrans di hari pertama.
“Pt Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan saat hari pertama pemberlakukan booking seat Royaltrans,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani, dikutip Kamis, (16/4/2026).
Ayu menjelaskan, sistem booking seat merupakan inovasi untuk membrikan kepastian tempat duduk serta pengamanan perjalanan yang lebih nyaman dan terencana.
Namun, pihaknya mengakui masih diperlukan sejumlah evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.
“Kami mendengar masukan pelanggan, kemudian telah mengambil langkah-langkah teknis dan strategis untuk memastikan pengalaman pelanggan yang lebih baik,” ucapnya.
Mengoptimalkan Layanan Teknis
Sebagai tindak lanjut, Transjakarta akan mengoptimalkan layanan teknis dan informasi. Pelanggan juga tetap dapat melakukan pemesanan kursi pada hari keberangkatan apabila kursi masih tersedia.
“Untuk memudahkan pelanggan melakukan perencanaan perjalanan, pemesanan kursi Royaltrans melalui aplikasi TJ: Transjakarta bisa dilakukan mulai H-7 keberangkatan,” kata dia.
Transjakarta juga akan melakukan pembaruan informasi secara berkala untuk keperluan transparansi data kursi yang tersedia.
“Kami melakukan update seat secara berkala melalui Instagram Story di akun resmi @PT_Transjakarta dan @infotije, pelanggan juga bisa terus memantau melalui aplikasi TJ: Transjakarta,” ujar Ayu.
Selain itu, Transjakarta turut memperkuat sosialisasi di lapangan. Petugas akan membantu mengarahkan pelanggan sekaligus memberikan informasi terkait sistem booking seat.
“Transjakarta berkomitmen untuk terus mendengarkan seluruh masukan pelanggan sebagai dasar perbaikan layanan. Kami menghargai kesabaran pelanggan dan terus berupaya memberikan layanan transportasi premium yang nyaman, aman, dan terpercaya,” kata Ayu.
