Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID –  Sebuah momen tak biasa terjadi di Stasiun Sudimara dan menjadi viral di media sosial setelah seekor bebek terlihaat berada di atas gerbong KRL Green Line.

Kejadian tersebut memicu berbagai spekulasi dari warganet, termasuk kabar yang menyebut perjalanan kereta sempat tertunda akibat proses evakuasi hewan tersebut.

Viral Bebek Nangkring di Atap KRL Stasiun Sudimara

Dalam video dan foto yang beredar, tampak petugas berusaha menurunkan seekor bebek yang berada di atas gerbong KRL menggunakan tongkat.

Unggahan tersebut juga menarasikan bahwa perjalanan KRL di Stasiun Sudimara sempat terlambat hingga 10 menit karena insiden tersebut.

Namun, pihak KAI Commuter memastikan informasi tersebut tidak benar. Manajer Humas KAI Commuter Leza Arlan menegaskan keberadaan bebek di atas gerbong tidak mengganggu operasional maupun menyebabkan keterlambatan perjalanan kereta.

“Kami dapat sampaikan bahwa tidak ada gangguan perjalanan commuter line akibat adanya bebek di atas Commuter Line,” kata Leza pada Minggu, (14/6/2026).

KAI Pastikan Perjalanan KRL Tetap Normal

Leza menjelaskan seluruh perjalanan KRL Green Line pada saat kejadian berlangsung normal sesuai jadwal.

“Iya betul di Stasiun Sudimara. Dapat kami sampaikan bahwa tidak ada gangguan peralanan commuter line akibat adanya bebek di atas Commuter Line,” kata Leza.

Berdasarkan laporan operasional yang diterima, tidak ada kereta yang tertahan maupun mengalami keterlambatan akibat proses evakuasi bebek tersebut.

“Di laporan kami tidak sampai tertahan yang menyebabkan keterlambatan perjalanan Commuter Line,” jelasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus membantah narasi yang beredar di media sosial mengenai adanya penundaan perjalanan selama beberapa menit akibat insiden tersebut.

Ternyata Bebek Milik Penumpang

Dari hasil penelusuran petugas, diketahui bahwa bebek yang berada di atas gerbong tersebut merupakan milik salah satu penumpang.

Setelah berhasil dievakuasi, hewan tersebut langsung diamankan oleh petugas keamanan stasiun.

“Dari laporan yang didapat diketahui milik siapa namun telah diamankan di pos keamanan stasiun,” kata Leza.

Pihak KAI Commuter belum menjelaskan bagaimana bebek tersebut bisa sampai berada di atas gerbong kereta.

Penumpang Dilarang Membawa Hewan Peliharaan

KAI Commuter kembali mengingatkan bahwa penumpang tidak diperbolehkan membawa hewan peliharaan saat menggunakan layanan KRL.

Larangan tersebut telah diatur dalam ketentuan yang berlaku guna menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh pengguna jasa.

“Memang tidak boleh hewan piaraan. Aturannya seperti itu,” tegas Leza.

Aturan tersebut berlaku untuk berbagai jenis hewan peliharaan, termasuk unggas dan hewan lainnya yang berpotensi mengganggu perjalanan.

Warganet Ramai Beri Komentar Kocak

Meski tidak menimbulkan gangguan perjalanan, kemunculan bebek di atas gerbong KRL sukses mengundang perhatian dan komentar lucu dari warganet.

“Ditangkep security karena nekat naik KRL tanpa tap-in. Salut ama @commuterline. Penegakan aturannya ga pandang bulu,” tulis akun @yudha***

“Wkwkwk = wekwekwek (suara bebek). Coba dicium, siapa tahu berubah jadi princess,” tulis akun @vic_hasi***

“Tolong ajak ngobrol dulu, tanya baik-baik. Jangan-jangan tadi malam dia masih manusia,” tulis akun @dicky***